KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk intervensi pasar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Pelaksanaan GPM dipusatkan di Jalan Ressang, Kecamatan Maritengngae, Kamis (21/5/2026). Program itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 500.1/5545/Disketapang terkait imbauan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak menjelang Iduladha 2026.
Pemerintah daerah menilai stabilitas harga pangan perlu dijaga untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di lokasi. Peninjauan dilakukan bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahangi Nurdin serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Muhammad Haris Alimin.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Maritengngae Iptu Irwan Taufik, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sidrap, serta jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sidrap.
“Pemerintah Kabupaten Sidrap melaksanakan GPM untuk memastikan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Iduladha,” ujar Nurkanaah di sela-sela peninjauannya.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pangan. Intervensi pasar dinilai penting agar gejolak harga tidak membebani masyarakat menjelang perayaan hari raya.
Pemkab Sidrap juga menargetkan daya beli masyarakat tetap terjaga melalui penyediaan bahan pangan murah. Pemerintah berharap distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap stabil selama momentum Iduladha.
Selain menjaga keterjangkauan harga, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan di daerah. Pemkab Sidrap menilai koordinasi lintas instansi diperlukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen yang rutin dilakukan pemerintah daerah menjelang hari besar keagamaan nasional. Langkah itu diharapkan mampu menekan potensi kenaikan harga sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.















