kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Optimalkan Layanan Digital, Aplikasi Pemprov Sulsel Masuk Interoperability Kemenkominfo

Optimalkan Layanan Digital, Aplikasi Pemprov Sulsel Masuk Interoperability Kemenkominfo
Sekretaris Diskominfo SP Sulsel, Sultan Rakib (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Sulsel terus mengoptimalkan layanan digital. Saat ini telah ada 10 aplikasi Sulsel yang masuk dalam interoperability Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Layanan terbaik dilaksanakan dalam proses bisnis secara digital atau elektronik. Dilakukan dalam layanan digital government to government, government to business serta government to public.

Sekretaris Diskominfo SP Sulsel, Sultan Rakib menyebut, aplikasi yang masuk dalam interoperabilitas adalah aplikasi yang dapat berbagi dan menerima.

“Aplikasi yang bisa berbicara antara aplikasi satu dengan aplikasi lainnya. Itu menggunakan API,” ujarnya.

Seluruh aplikasi tersebut, kata Sultan, masuk dalam sistem Penghubung Layanan Pemerintah atau SPLP yang dirancang dan dibangun oleh Dirjen Aptika Kementerian Kominfo.

Diketahui, 10 aplikasi Pemprov Sulsel tersebut adalah, Assessment, Izinpenelitian, Satudatasulsel, ekinerja, nonasn, smartoffice, ephinisi, pangkat, esakip dan Proptsp.

“Arahan dari Kementerian kominfo akan terus kita lakukan SPLP sejumlah aplikasi Pemprov Sulsel. Ini penting agar aplikasi terintegrasi sehingga dapat lebih bermanfaat,” tuturnya.

Untuk informasi, SPLP atau Sistem Penghubung Layanan Pemerintah adalah infrastruktur SPBE yang berfungsi sebagai perangkat integrasi yang terhubung dengan sistem penghubung layanan instansi pusat dan pemerintah daerah.

error: Content is protected !!