kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tiga SMA di Makassar Terapkan Program Kelas Unggulan

Tiga SMA di Makassar Terapkan Program Kelas Unggulan
SMA Negeri 1 Makassar (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengimplementasikan program kelas unggulan di sejumlah sekolah menengah atas negeri. Kebijakan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 yang tengah dipersiapkan.

Program tersebut akan diterapkan di tiga sekolah, yakni SMA Negeri 1 Makassar, SMA Negeri 2 Makassar, dan SMA Negeri 5 Makassar. Masing-masing sekolah akan membuka dua kelas unggulan dengan kapasitas total 60 siswa per sekolah.

“Di tiga sekolah ini ada kelas unggulan, mungkin dua kelas. Selain itu tetap ada kelas umum yang tidak bersifat boarding,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Mustaqim, Minggu (03/05/2026)

Komposisi siswa dalam kelas unggulan ini dirancang seimbang antara laki-laki dan perempuan. Setiap kelas akan diisi oleh 30 siswa laki-laki dan 30 siswa perempuan sesuai dengan kuota yang telah ditentukan.

Program ini ditujukan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik yang menonjol. Pemerintah daerah menargetkan lulusan dari kelas unggulan ini mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Peserta didik dipetakan sejak awal. Nanti saat penerimaan, siswa yang berpotensi akan dimasukkan dalam satu kelas khusus. Jalurnya murni prestasi, kemungkinan juga ada tes tambahan,” jelasnya.

Proses seleksi untuk masuk kelas unggulan dilakukan melalui jalur prestasi sepenuhnya. Calon siswa tidak akan melalui jalur domisili maupun afirmasi dalam proses penerimaan tersebut.

Kebijakan ini mulai berlaku pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026. Dinas Pendidikan berharap program ini dapat meningkatkan kualitas output pendidikan di tingkat SMA.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin menegaskan adanya perubahan istilah terkait sekolah unggulan di tingkat nasional. Penyesuaian ini mengikuti kebijakan dari Kementerian Pendidikan.

“Untuk SMA 1, 2, dan 5 Makassar tetap ada keunggulan, tetapi dalam bentuk kelas unggulan, bukan sekolah unggulan, karena bukan boarding,” jelasnya.

Sekolah unggulan kini lebih difokuskan pada konsep boarding school atau sekolah berasrama. Dalam kebijakan terbaru, sekolah jenis ini disebut sebagai sekolah layanan khusus.

Beberapa sekolah yang masuk kategori tersebut tersebar di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Di antaranya berada di Parepare, Pinrang, Barru, Pangkep, serta SMA Negeri 17 Makassar dan SMA 5 Tinggimoncong di Gowa.

Dinas Pendidikan Sulsel juga berencana memperluas penerapan kelas unggulan ke lebih banyak sekolah. Namun, implementasinya akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing sekolah.

“Tidak semua sekolah langsung menerapkan, tapi bertahap. Nanti akan ada kelas-kelas khusus yang disiapkan untuk mendorong siswa berprestasi agar bisa masuk perguruan tinggi,” pungkas Iqbal.

error: Content is protected !!