KabarMakassar.com — Antusiasme peserta terhadap Makassar Half Marathon (MHM) 2026 terus melonjak tahun ini.
Menjelang penutupan pendaftaran, sebanyak 11.000 peserta tercatat telah mengamankan slot dari total kuota 12.000 pelari yang disiapkan panitia.
Ajang lari tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 31 Mei 2026 itu diproyeksikan menjadi event lari terbesar di Indonesia Timur, sekaligus menandai tahun kelima penyelenggaraan MHM.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, mengatakan MHM kini telah berkembang jauh melampaui sekadar agenda olahraga rutin daerah.
“Skalanya sudah nasional dan internasional. Tahun ini target kami 12.000 peserta, dan saat ini sudah sekitar 11.000 yang terdata. Pendaftaran sudah hampir ditutup,” kata Syamsul.
Menurut Syamsul, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah lantaran sebagian data peserta belum seluruhnya masuk ke dalam sistem race management.
“Masih ada data yang belum terinput, jadi kemungkinan besar target peserta akan segera tercapai ada kemungkinan akan lebih dari 12.000 peserta,” terangnya.
Tak hanya diikuti pelari domestik, MHM 2026 juga dipastikan menarik partisipasi peserta dari luar negeri, memperkuat posisi event ini sebagai salah satu agenda olahraga terbesar di kawasan timur Indonesia.
Di balik besarnya penyelenggaraan event tersebut, Pemerintah Kota Makassar turut memberikan dukungan anggaran melalui APBD. Namun Syamsul menegaskan kontribusi pemerintah hanya sebagian kecil dari total kebutuhan event.
“Proposal dari penyelenggara awalnya sekitar Rp9,9 miliar. Tapi dari sisi pemerintah, kami evaluasi dan memangkas angka itu. Awalnya di DPA sekitar Rp2,8 miliar, lalu diturunkan menjadi 2,4 miliar dan terkoreksi menjadi 2,2 miliar,” jelasnya.
Ia menyebut setelah perhitungan final, dukungan anggaran pemerintah berada di kisaran Rp2,2 miliar bersih.
“Itu setelah memperhitungkan pajak, penawaran, dan mekanisme e-purchasing. Jadi Rp2,2 miliar itu hanya bagian support dari total kebutuhan event,” katanya.
Syamsul memastikan kesiapan teknis pelaksanaan MHM 2026 kini sudah mencapai sekitar 85 persen. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan, mulai dari pengamanan, perizinan, pengaturan lalu lintas, hingga sarana penunjang lainnya.
“Semua stakeholder terus kami matangkan agar pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar event nasional,” tukasnya.














