kabarbursa.com
kabarbursa.com

UIN Alauddin Makassar Tembus Tiga Besar PTKI Versi SCImago

UIN Alauddin Makassar Tembus Tiga Besar PTKI Versi SCImago
Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menegaskan lonjakan kualitas akademiknya setelah menembus peringkat 26 nasional dalam pemeringkatan SCImago Institutions Rankings.

Tak hanya itu, kampus yang dikenal sebagai Kampus Peradaban ini juga berhasil masuk tiga besar terbaik di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), memperkuat posisinya sebagai salah satu kampus Islam unggulan di Indonesia.

Di level global, UIN Alauddin Makassar menempati peringkat ke-5077 dunia. Capaian ini dinilai menjadi indikator kuat peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta kontribusi akademik yang semakin kompetitif di kancah internasional.

Prestasi lain juga terlihat pada kategori pendidikan, di mana UIN Alauddin menjadi PTKIN pertama yang berhasil masuk dalam pemeringkatan SCImago. Pada kategori ini, kampus tersebut berada di posisi ke-16 nasional dan peringkat 754 dunia.

Sementara pada bidang ilmu sosial, performa UIN Alauddin juga menunjukkan tren positif dengan menempati peringkat ke-16 nasional dan 1050 dunia, serta menempati posisi kedua terbaik di antara PTKIN.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika.

“Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh civitas akademika,” ujarnya, Rabu (08/04).

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai prestasi semata, melainkan harus dimanfaatkan untuk mendorong reputasi kampus di tingkat global.
“Kita harus memastikan capaian ini bisa dikapitalisasi untuk memperkuat daya saing internasional,” tegasnya.

Dengan tren peningkatan ini, UIN Alauddin Makassar dinilai semakin berada di jalur yang tepat menuju standar perguruan tinggi berkelas dunia, sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai kampus keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan global.

error: Content is protected !!