KabarMakassar.com — Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Luwu Utara (Lutra) mengadakan penanaman pohon di lingkungan Shalat Centre yang berlokasi di Desa Baloli Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara pada Minggu (19/10).
Penanaman pohon ini dalam rangka menyambut Tasyakur 100 Tahun JAI dan sebagai bentuk rasa syukur atas 100 tahun Jemaat Ahmadiyah berkhidmat di Indonesia.
Mubda Sulsel, Basyiruddin Suhartono mengatakan bahwa Jemaat Ahmadiyah Indonesia pada umumnya memprioritaskan pelestraian alam sebagai bentuk wujud syukur dan cinta kasih agar bumi senantiasa hidup dan menghijau.
Hal ini kata dia juga sejalan dengan ajaran Islam yang mengedepankan kebermanfaatan bagi umat disamping ganjaran jariyah sebagai pendorongnya.
Ia berharap pohon-pohon yang ditanam semoga dapat hidup sehingga siapapun tanpa memandang latar belakang dapat menikmati buahnya.
“Pohon-pohon yang kita tanam semoga dapat tumbuh sebagai peneduh. Semoga dengan tertanamnya pohon-pohon ini menjadikan hati setiap orang teduh dan nyaman. Sehingga kehadiran Jemaat Muslim Ahmadiyah yang senantiasa mengupayakan keteduhan dapat diterima oleh hati setiap orang,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan menanam pohon merupakan hal kecil yang bisa berdampak besar untuk lingkungan.
“Rasanya bangga bisa ikut bantu bumi menjadi lebih hijau. Ayo kita jaga dan rawat pohon yang udah ditanam. Karena pohon itu butuh waktu lama buat tumbuh, tapi manfaatnya bisa dirasakan semua orang,” sambungnya.
Ia pun berharap kegiatan yang dilakukan senantiasa membawa keberkahaan yang tidak terbatas, termasuk bibit pohon yang ditanam akan memberi manfaaat utnuk banyak orang dan sebagai satu sarana menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memelihara bumi.
“Dalam rangka gerakan menanam pohon serentak, sebagai anggota JAI merasakan kesejukan hati dan kebanggaan tersendiri karena ada kesempatan ikut menghijaukan bumi, dengan menanam pohon berarti kita ikut memelihara bumi dari ancaman pemanasan global, menjaga ketersediaan oksigen untuk keberlangsungan hidup di bumi, menjadi tempat tinggal untuk beragam spesies,” pungkasnya.














