kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pernah Tersandung Kasus, Ini Alasan Appi Tunjuk Hamzah Ahmad Kembali Pimpin PDAM

Distribusi Air Bersih Diperluas, Wilayah Timur dan Utara Makassar Jadi Prioritas
Plt Dirut PDAM Makassar, Hamzah Ahmad (Dok : int).

KabarMakassar.com – Sosok Hamzah Ahmad kembali mencuat ke publik setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar oleh Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi), Senin (21/04) kemarin.

Penunjukan ini menjadi sorotan lantaran Hamzah merupakan mantan terdakwa dalam kasus korupsi PDAM Makassar, meskipun akhirnya dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan.

Munafri menyampaikan bahwa pengangkatan Hamzah bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, selain telah memiliki keputusan hukum yang menyatakan bebas, Hamzah dinilai memiliki pengalaman yang mumpuni dalam mengelola PDAM.

“Iya (pernah jadi terdakwa), tapi persoalannya yang harus kita perlihatkan adalah keputusan inkrah tidak bersalah, dan ia punya pengalaman,” tegas Munafri saat mengumumkan susunan baru direksi dan dewan pengawas sejumlah Perusda di Kantor Balai Kota Makassar.

Hamzah Ahmad bukanlah nama baru di tubuh PDAM Makassar. Ia sempat menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama pada tahun 2019, kemudian menjadi direktur utama definitif pada tahun 2020, sebelum akhirnya digantikan oleh Beni Iskandar. Kini, ia kembali dipercaya memimpin perusahaan air minum daerah tersebut.

Di luar dunia birokrasi, Hamzah juga dikenal sebagai akademisi. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, ia tercatat sebagai dosen aktif di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar sejak tahun 2002. Ia mengajar pada program studi Profesi Akuntan.

Riwayat pendidikannya dimulai dari Fakultas Ekonomi UMI, tempat ia meraih gelar sarjana pada tahun 1998. Gelar magister ia peroleh dari Universitas Brawijaya pada 2004, diikuti dengan pendidikan profesi di Universitas Hasanuddin pada 2006. Ia kemudian menyelesaikan studi doktoral di Universitas Muslim Indonesia pada tahun 2018.

Hamzah Ahmad lahir di Sumba pada 10 Mei 1971. Perjalanan kariernya menunjukkan kombinasi antara pengalaman teknis dalam birokrasi air minum dan latar belakang akademis di bidang ekonomi dan akuntansi.

Sebagai bagian dari perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh Munafri, jabatan Dewan Pengawas PDAM juga dipercayakan kepada Kepala Bappeda Makassar, Andi Zulkifli Nanda.

Wali Kota Makassar menargetkan bahwa perubahan ini akan membawa perbaikan menyeluruh dalam pengelolaan PDAM dan berharap sistem pengelolaan ke depan lebih transparan serta efisien.

error: Content is protected !!