kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

PDAM Jadi Incaran, 56 Pendaftar Berebut Kursi Direksi dan Dewas di Makassar

PDAM Jadi Incaran, 56 Pendaftar Berebut Kursi Direksi dan Dewas di Makassar
Tugu Icon Makassar, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Seleksi terbuka Direksi dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Makassar menyedot perhatian. Dari total 811 pendaftar, hanya 177 orang yang dinyatakan lolos verifikasi dokumen, sementara 634 lainnya gugur karena tidak melengkapi persyaratan administrasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Ekbang) Kota Makassar, Muh Amri Maula, menyebutkan bahwa dari lima BUMD yang diseleksi, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Makassar menjadi posisi paling diminati. Total ada 56 orang yang mendaftar untuk kursi Direksi maupun Dewan Pengawas PDAM.

“Dari 177 peserta yang dokumennya lengkap, posisi PDAM menjadi yang paling banyak diminati. Disusul PD Parkir dan PD Pasar,” ujar Amri, Kamis (28/08).

Jumlah pendaftar yang lolos verifikasi PDAM Makassar sebanyak Direksi 26 orang, Dewan Pengawas 30 orang (total 56). Untuk PD Parkir terdapat Direksi 21 orang, Dewan Pengawas 29 orang (total 50).

Sedanglan PD Pasar sebanyak Direksi 16 orang, Dewan Pengawas 28 orang (total 44). PD Terminal terdapat Direksi 8 orang, Dewan Pengawas 10 orang (total 18), dan terakhir Bank Perkreditan Rakyat (BPR) hanya. 5 orang Direksi, Dewan Pengawas 4 orang (total 9).

Dengan angka tersebut, PDAM mencatat jumlah pendaftar terbanyak dibandingkan BUMD lainnya.

Sebelumnya, dari 811 pendaftar awal, sebanyak 216 orang sempat memasukkan dokumen lengkap. Namun setelah diverifikasi, hanya 177 orang yang memenuhi persyaratan.

“Sebanyak 634 orang tidak punya peluang lagi karena tidak melengkapi dokumen hingga batas akhir. Ada juga yang tidak merespons tim verifikator,” jelas Amri.

Para peserta yang lolos wajib menyerahkan makalah dan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) pada 30–31 Agustus 2025 di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar. Hari pertama diperuntukkan bagi calon Direksi, sementara hari kedua untuk calon Dewan Pengawas.

Uji kelayakan akan melibatkan tim penguji dari kalangan akademisi dan praktisi, antara lain, Prof. Dr. Aswanto, SH., M.Si (Mantan Wakil Ketua MK RI 2018–2021), Prof. Dr. Ir. Batara Surya, ST., M.Si (Rektor Universitas Bosowa), Dr. Muhammad Idris DP, M.Si (Mantan Sekda Sulbar).

Selanjutnya ada Dr. Hudli Huduri (Regional Manager PT Panin Bank KTI), dan Drs. Nur Kamrul Zaman (Mantan birokrat Pemkot Makassar).

Amri menegaskan, seleksi ini dirancang transparan, profesional, dan akuntabel. Pemkot Makassar berharap figur-figur terpilih nantinya mampu membawa BUMD lebih kuat dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Semua proses bisa dipantau melalui website resmi. Kami pastikan tidak ada ruang untuk titipan,” tutupnya.

error: Content is protected !!