kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

634 Gugur, 177 Siap Berebut Kursi BUMD Makassar

WFH Bukan Waktu Santai, Appi Warning ASN Tak Hilangkan Kontak
Kantor Balaikota Makassar (Dok: Kabar Makassar).

KabarMakassar.com — Seleksi terbuka Direksi dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar memasuki tahap krusial.

Dari total 811 pendaftar, hanya 177 orang yang dinyatakan lolos verifikasi dokumen, sementara 634 lainnya gugur karena tak melengkapi berkas hingga batas akhir pendaftaran.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Ekbang) Kota Makassar, Muh Amri Maula, menegaskan proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel demi menghadirkan figur profesional yang bisa memperkuat kinerja BUMD.

“Dari 811 pendaftar, hanya 177 orang yang dinyatakan lengkap dokumennya. Sisanya, 634 orang otomatis gugur karena tidak melengkapi persyaratan hingga batas waktu berakhir, bahkan ada yang tidak merespons tim verifikator,” jelas Amri, Kamis (28/08).

Amri menambahkan, formasi Direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) menjadi posisi paling banyak diminati, disusul PD Parkir, PD Pasar, PD Terminal, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

“Antusiasme masyarakat tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar. Tetapi hanya yang benar-benar serius dan memenuhi syarat yang bisa lanjut ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Seleksi ini akan mengisi pucuk pimpinan di lima BUMD strategis, yaitu PDAM, PD Parkir, PD Pasar, PD Terminal, dan BPR. Dari 177 peserta yang lolos verifikasi, mereka wajib menyusun makalah sebagai syarat sebelum masuk ke tahap uji kelayakan dan kepatutan (UKK).

“UKK akan berlangsung pada 30–31 Agustus 2025 di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar. Hari pertama untuk calon Direksi, hari kedua khusus Dewan Pengawas,” terang Amri.

Tahapan UKK akan melibatkan tim penguji dari kalangan akademisi dan praktisi berpengalaman, di antaranya Prof. Dr. Aswanto (mantan Wakil Ketua MK RI), Prof. Dr. Ir. Batara Surya (Rektor Universitas Bosowa), Dr. Muhammad Idris DP (mantan Sekda Sulbar), Dr. Hudli Huduri (Regional Manager PT Panin Bank KTI), serta Drs. Nur Kamrul Zaman (mantan birokrat Pemkot Makassar).

Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menaruh harapan besar pada proses seleksi ini. Kehadiran Direksi dan Dewan Pengawas yang profesional dinilai akan mampu mengoptimalkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Seleksi ini adalah momentum memperkuat BUMD sebagai penopang ekonomi daerah. Kami ingin figur yang teruji dan memiliki visi besar untuk Makassar,” pungkas Amri.

error: Content is protected !!