kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Bermain Ketapel Berujung Petaka, Remaja di Takalar Tertancap Mata Busur di Wajah

Bermain Ketapel Berujung Petaka, Remaja di Takalar Tertancap Mata Busur di Wajah
Korban H (13) terkena busur di bagian jidat. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Seorang remaja berinisal H (13) mengalami luka parah setelah mata busur tertancap di bagian jidatnya akibat kelalaian rekannya saat bermain ketapel pada Selasa (5/5)

Peristiwa ini berawal dari empat remaja yang sedang berkumpul di sebuah kamar indekos di Lingkungan Kacci-Kacci, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Keempatnya saling bercanda di dalam kamar dan suasana berubah saat salah satu remaja yang diketahui berinisial NA (15) memainkan ketapel yang telah dipasangi mata busur (anak panah). Diduga karena kelalaian, NA mengarahkan ketapel tersebut ke arah korban. Tiba-tiba, mata busur terlepas dan melesat, lalu menancap tepat di jidat korban.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung merintih kesakitan. Sementara itu, terduga pelaku yang panik melihat korban terluka parah langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kapolsek Pattallassang, AKP Andi Aldi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dari keluarga korban dan langsung mengambil tindakan.

“Benar, kejadiannya di Kelurahan Sombala Bella. Terduga pelaku memainkan busur itu sambil mengarahkannya ke korban, hingga mata busurnya terlepas dan mengenai jidat korban,” ungkap AKP Andi Aldi.

Usai menerima laporan, personel Polsek Pattallassang segera mengevakuasi korban ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Takalar, untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Mengingat kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Makassar pada Rabu (06/05) dini hari.

Saat ini, pihak kepolisian melalui Unit Reskrim Polsek Pattallassang masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. AKP Andi Aldi juga mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

error: Content is protected !!