kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

100 Calon Ketua PAC PDIP Makassar Jalani Fit and Proper Test

100 Calon Ketua PAC PDIP Makassar Jalani Fit and Proper Test
Fit and Proper Test Calon Ketua PAC PDIP Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — PDI Perjuangan Sulawesi Selatan mulai menguji kekuatan kader di level akar rumput. Sebanyak 100 calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Makassar menjalani fit and proper test yang digelar di sekretariat DPD, Rabu (08/04).

Seleksi ini menjadi pintu awal penentuan arah mesin partai lima tahun ke depan, dengan penekanan utama pada kekuatan ideologi, bukan sekadar kemampuan struktural.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD PDIP Sulsel, Alimuddin, menegaskan kompetisi politik ke depan menuntut kader yang benar-benar memahami garis perjuangan partai.

“Perjuangan ke depan sangat kompetitif. Kita butuh Ketua PAC yang paham ideologi, bukan sekadar pengurus, tapi penggerak utama di kecamatan,” tegasnya.

Menurutnya, figur yang dicari bukan hanya organisatoris, tetapi sosok yang hidup di tengah masyarakat dan mampu menerjemahkan ideologi partai dalam kerja nyata.

Penekanan serupa disampaikan Bendahara DPD PDIP Sulsel, Risfayanti Muin. Ia menilai loyalitas ideologi menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah partai.

“Calon Ketua PAC harus mengamalkan ajaran Bung Karno dan menjunjung tinggi nasionalisme,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus DPD lainnya, A. Yagkin Padjalangi, mengingatkan agar kader tidak hanya muncul saat momentum politik.

“Jangan hanya hadir saat pemilu. Mereka harus dikenal, dipercaya, dan jadi tempat mengadu masyarakat,” katanya.

Sorotan lain datang dari Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Ramdhan Pomanto, yang menekankan pentingnya adaptasi digital bagi calon Ketua PAC.

“Kader harus melek teknologi, mampu gunakan media sosial dan pendekatan modern untuk memperluas komunikasi politik,” ujarnya.

Fit and proper test ini dipimpin oleh Ansyari Mangkona bersama tim penguji lainnya. Makassar menjadi titik awal, setelah sebelumnya seleksi serupa digelar di Jeneponto, dan akan berlanjut ke sejumlah daerah lain di Sulsel.

Melalui proses ini, PDIP berupaya menyaring figur Ketua PAC yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga kuat secara ideologi dan dekat dengan rakyat sebagai fondasi menghadapi kontestasi politik mendatang.

error: Content is protected !!