KabarMakassar.com — Sejumlah pekerja proyek pembangunan Puskesmas (PKM) Togo-togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan melakukan aksi demonstrasi di depan Puskesmas Togo-togo, Kamis (31/03).
Aksi demo dilakukan lantaran upah yang dijanjikan oleh pihak ketiga selaku kontraktor bangunan belum dibayarkan.
"Sudah 6 Bulan belumpa digaji pak, padahal sudah lamama kerja ini bangunan Puskesmas," ucap salah seorang buruh yang enggan di sebut namanya.
Tak hanya itu, kekesalan massa semakin bertambah lantaran pengerjaan konstruksi bangunan akan di Provisional Hand Over (PHO) kan.
"Intinya saya mau ketemu sama kontraktornya pak Fiki. Kami jengkel, sampai hari ini belum dibayar gajiku," katanya.
Ia pun mengaku tunggakan gaji yang belum dibayarkan oleh sang kontraktor masih terbilang banyak
"Kami kerja pak, itu hasil keringat kami namun setelah kami selesaikan pekerjaan tidak dibayarkan, semua totalnya Rp15 juta, mohon dibayarkan pak," pintanya.
Sementara itu, Camat Batang, Basuki mencoba meredam kekesalan para buruh di depan Direksi yang berada di lokasi.
"Begini tenangki dulu. Sebelum masalah ini berkembang keluar kita selesaikan dulu karena Lallo (Kepala Tukang) ini sering juga ditagih oleh anggotanya," ucapnya.
Menurutnya, pihak Dinas Kesehatan Jeneponto maupun direksi yang berada di lokasi segera menghubungi pihak kontraktor untuk menyelesaikan tunggakan gaji buruh.
"Cuman ini salahnya kontraktor setiap dihubungi Hpnya tidak aktif. sementara masih ada tanggung jawabnya yang belum diselesaikan," kata Basuki.
Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Syusanti Mansur menegaskan anggaran pembangunan PKM Togo-togo telah diselesaikan. "Sudah dikasi sama Pak Camat," pungkasnya.













