kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Binamu Hadirkan Tappamaki

KabarMakassar.com — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Binamu Kota menciptakan sebuah inovasi Tabungan Persalinan Perlindungan Masa Depan Keselamatan Ibu (Tappamaki).

Kepala Puskesmas Binamu Kota, Alim Bahcri mengatakan tujuan diciptakannya program ini untuk menekan angka kematian ibu dan bayi dengan sejumlah alasan.

"Tentunya, akibat kekurangan biaya persalinan, terlambat ke fasilitas kesehatan karena tidak ada biaya transportasi, dan lain sebagainya," ujarnya, Selasa (4/10).

Ia mengungkapkan, inovasi ini baru saja diterapkan di Puskesmas Binamu Kota, khususnya di Kabupaten Jeneponto.

"Agar ibu hamil dapat memiliki tabungan persiapan persalinan dimana tabungan Tappamaki ini bukan cuma ada di setiap ibu hamil namun ada juga di Kelurahan Balang maupun di Puskesmas Binamu Kota," ungkap Alim.

Dengan munculnya inovasi ini diharapkan dapat membantu biaya persalinan bagi ibu hamil. 

"Utamanya yang tidak memiliki kartu BPJS dan memiliki taraf ekonomi dibawah rata-rata sehingga kadang berfikir berat untuk bersalin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan," jelasnya.

Hanya saja, tabungan ini hanya boleh dicairkan apabila bidan mengeluarkan rekomendasi sesuai dengan tafsiran persalinan.

"Ketika ibu hamil akan melahirkan maka tabungan Tappamaki yang di Puskesmas atau yang ada di kelurahan bisa langsung di transfer ke rekening bersangkutan," tandas Alim.

Bukan hanya itu saja, setelah persalinan, bayi akan dijemput langsung bidannya masing-masing.

"Tabungan ini tidak dipungut biaya administrasi sepeserpun, dan bisa berlanjut setelah persalinan," tukasnya.

Munculnya inovasi ini kata dia, tak terlepas dari sejumlah pihak. "Kami menggandeng Lembaga Pattiro Jeka dengan Bank Sulselbar dalam menciptakan Inovasi Tappamaki," ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu Lurah Balang, Abd. Rahman, Kepala Seksi Pemasaran Bank Sulselbar Fatmawati dan Tim, Direktur PATTIRO JEKA Suryani Hajar dan Haerullah Odji dengan sejumlah pihak.

error: Content is protected !!