KabarMakassar.com — PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pekkabata melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kelistrikan dan Komunikasi Bermakna terkait pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), serta Gardu Distribusi di Desa Rajang, Kamis (15/1).
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) sebagai wujud komitmen PLN dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada warga mengenai manfaat pembangunan infrastruktur kelistrikan, aspek keselamatan ketenagalistrikan (K3), serta pentingnya komunikasi yang terbuka dan bermakna antara PLN dan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Yoga Yuniar selaku Team Leader (TL) K3L UP3 Pinrang. Ia memaparkan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, potensi bahaya listrik, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan instalasi dan jaringan listrik di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Yulianto selaku TL Pelayanan dan Administrasi menyampaikan materi terkait aspek administrasi, tahapan pelaksanaan pembangunan, serta mekanisme koordinasi antara PLN dan masyarakat selama pekerjaan berlangsung.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Rajang, Muhammad Abu, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas keterbukaan dan kepeduliannya dalam memberikan pemahaman kepada warga.
“Kami mengapresiasi PLN atas pelaksanaan sosialisasi ini. Semoga pembangunan JTM, JTR, dan gardu distribusi berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Rajang,” ujar Muhammad Abu.
Masyarakat Desa Rajang berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial warga.
Melalui kegiatan ini, PLN ULP Pekkabata menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.














