KabarMakassar.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar memastikan layanan Pete-pete Laut gratis di wilayah Kepulauan Sangkarrang dioperasikan oleh lima awak kapal yang telah mengantongi sertifikasi keselamatan pelayaran sesuai standar yang berlaku.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan komposisi awak kapal terdiri atas seorang kapten, seorang juru mudi, dan tiga anak buah kapal (ABK) yang telah dipersiapkan untuk melayani masyarakat.
“Awak kapal kami terdiri dari lima orang, yaitu kapten, juru mudi, dan tiga anak buah kapal,” ujar Rheza, Jumat (12/6).
Ia menjelaskan seluruh personel telah memiliki sertifikat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), serta Security Awareness Training, yang menjadi syarat kompetensi bagi pelaut dalam mendukung keselamatan pelayaran.
Selain kesiapan sumber daya manusia, Rheza memastikan operasional Pete-pete Laut dijalankan tanpa membebani masyarakat dengan biaya tiket.
“Banyak yang bertanya berapa biaya tiketnya. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, insya Allah layanan ini gratis untuk masyarakat Kepulauan Sangkarrang,” katanya.
Menurutnya, program tersebut memanfaatkan kapal Banawa Nusantara milik Dishub Makassar yang selama ini telah dioperasikan pemerintah daerah.
Pete-pete Laut dijadwalkan melayani rute Pulau Barrang Lompo, Pulau Bone Tambu, Pulau Lumu-Lumu, Pulau Langkai hingga pulau terluar dan beroperasi secara rutin setiap hari Senin.
Rheza berharap kehadiran transportasi laut gratis itu dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat akses layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi di kawasan kepulauan.
“Program ini menjadi langkah awal Pemkot Makassar dalam menghadirkan layanan transportasi publik laut yang terintegrasi, aman, dan terjangkau bagi warga di pulau-pulau terluar Kota Makassar,” tutupnya














