KabarMakassar.com — Guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Aula Lantai 2 Mapolres Jeneponto, Kamis (12/03).
Rakor ini menjadi langkah awal persiapan pelaksanaan Operasi (Ops) Ketupat 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, dan dihadiri juga oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Dandim 1425 Jeneponto, serta jajaran pimpinan OPD terkait.
Dalam arahannya, Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan lebaran tahun ini sangat bergantung pada kuatnya sinergitas antarinstansi. Ia menyebut koordinasi yang solid adalah kunci utama dalam melayani masyarakat.
“Rakor ini sangatlah penting dilaksanakan untuk memperkuat sinergitas kita. Menjelang dan sesudah Idulfitri 1447 H, diperlukan koordinasi yang baik antar stakeholder yang ada,” tegas AKBP Haryo Basuki.
Kapolres menambahkan, fokus utama operasi kali ini mencakup pengamanan arus mudik, kesiapan pos pengamanan (Pospam), serta penyusunan pola penanganan yang efektif di titik-titik rawan.
“Tujuannya agar masyarakat dalam merayakan Idulfitri dapat berjalan dengan aman, lancar, dan khidmat,” tambahnya.
Selain aspek pengamanan jalan raya dan kamtibmas, rakor ini juga membahas stabilitas pasokan energi dan kebutuhan pokok.
Hal ini diperkuat dengan kehadiran perwakilan PT PLN, PT Jasa Raharja, Kepala Kantor Kemenag, hingga pimpinan SPBU di wilayah Jeneponto.
Para pimpinan instansi dan OPD turut memaparkan data terkini mengenai situasi lapangan, termasuk kondisi stok pangan dan fluktuasi harga bahan pokok. Data tersebut akan menjadi acuan bagi Polres Jeneponto dalam menyusun rencana operasi yang lebih komprehensif.
Melalui koordinasi lintas sektoral ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama jajaran TNI-Polri berkomitmen menciptakan kondisi wilayah yang kondusif, sehingga para pemudik dan warga lokal dapat merayakan momen hari raya dengan nyaman.














