kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Luwu Percepat Pembenahan Infrastruktur Kebersihan Jelang Penilaian Adipura

Luwu Percepat Pembenahan Infrastruktur Kebersihan Jelang Penilaian Adipura
TPA Tallang Bulawang Luwu (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Luwu mempercepat sejumlah pembenahan teknis untuk menghadapi penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Upaya tersebut melibatkan 12 OPD, sekolah, dan pengelola pasar yang menjadi titik pemantauan utama dalam evaluasi kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Sejumlah langkah prioritas dibahas dalam rapat untuk memastikan kesiapan daerah, mulai dari perbaikan fasilitas persampahan hingga penataan kawasan publik.

Pemindahan timbangan sampah dari Batulappa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi salah satu instruksi penting, disertai peningkatan fasilitas pengelolaan sampah di RSUD.

Pembenahan drainase di area perkantoran dan pasar juga diidentifikasi sebagai pekerjaan mendesak yang harus diselesaikan sebelum tim penilai turun ke lapangan.

Bupati Luwu, Patahudding menekankan perlunya kerja cepat dan terkoordinasi dari seluruh OPD mengingat waktu penilaian yang semakin dekat.

“Waktu kita tinggal beberapa hari sebelum Tim Adipura turun ke lapangan, jadi semua harus bergerak cepat,” tegasnya, Rabu (19/11).

Selain aspek teknis, penataan lingkungan sekolah, terminal, dan fasilitas publik lainnya juga menjadi perhatian.

Pengecatan dinding sekolah, penataan halaman, dan perbaikan fasilitas dasar diminta dilakukan segera agar memenuhi standar kebersihan yang ditetapkan.

Wakil Bupati Luwu Dhevy Bijak Pawindu, menambahkan bahwa kebersihan seharusnya menjadi budaya yang dijalankan setiap saat, bukan hanya saat mendekati penilaian.

Dia meminta seluruh OPD memastikan keterlibatan kecamatan dan sekolah dalam gerakan kebersihan yang lebih berkelanjutan.

“Kita tidak boleh hanya bersih ketika ada penilaian Adipura. Luwu harus bersih selamanya,” katanya.

Hasil rapat merumuskan sejumlah langkah percepatan, mulai dari penataan drainase pasar, perapian terminal, pengecatan sekolah, hingga penyediaan sarana pengelolaan sampah terpilah.

Seluruh OPD diminta bekerja simultan untuk memastikan seluruh titik pantau memenuhi indikator penilaian.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap upaya pembenahan ini tidak hanya berdampak pada capaian Adipura, tetapi juga memperkuat budaya hidup bersih dan kepedulian lingkungan di masyarakat.

Optimalisasi pengelolaan sampah dan penataan ruang publik diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan warga.

error: Content is protected !!