KabarMakassar.com — Peringatan Hari Santri Nasional 2025 membawa berkah besar bagi Pondok Pesantren Darud Dakwah wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Kabupaten Barru.
Dua bantuan fantastis dengan total nilai mencapai Rp15 miliar resmi digelontorkan pada puncak peringatan yang digelar pada Rabu (22/10).
Bantuan pertama datang dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman senilai Rp5 miliar, yang ditujukan untuk perbaikan jalan menuju Kampus II DDI Mangkoso.
“Pemerintah hadir untuk memperkuat peran pesantren. Santri adalah pilar moral dan karakter bangsa. Mari terus menjadi teladan menuju generasi emas 2045,” ujar Andi Sudirman
Selain itu, pengusaha sukses asal Barru, Abidin Syam, ikut memberi bantuan pribadi senilai Rp10 miliar untuk pembangunan Masjid Ahlushshuffah di Kampus II Putra Tonrongnge.
Abidin merupakan alumni DDI Mangkoso dikenal sebagai pengusaha dengan bisnis menggurita, mulai dari SPBU, kapal ekspedisi, hingga tambang di Papua. Ia mengaku langkahnya itu sebagai wujud syukur atas keberkahan hidup.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari menyebut momentum Hari Santri kali ini sebagai hari penuh keberkahan bagi Barru dan dunia pesantren.
“Alhamdulillah, saya ini termasuk cerewet, tapi cerewetnya menghasilkan. Tadi tanpa sadar saya tanya pak Gub agar jalan ke DDI Pemprov saja yang bantu, dan ternyata pak Gub iyakan,” ujar Ina sapaan akrabnya
Diketahui, rangkaian acara peringatan hari santri 2025 tingkat provinsi yang diinisiasi oleh Kanwil Kemenag Sulsel dimulai dengan istighosah dan doa bersama, apel hari santri, penanaman pohon, hingga peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ahlushshuffah.
DDI Mangkoso yang dipilih menjadi pusat peringatan hari santri tingkat provinsi ini diharapkan semakin menggeliat dengan adanya kucuran dana Rp15 miliar.
Perbaikan sarana dan prasarana di Pesantren tertua di Sulawesi Selatan ini akan membawa DDI Mangkoso melangkah menuju babak baru sebagai pusat pendidikan Islam modern tanpa meninggalkan nilai klasik pesantren














