KabarMakassar.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi para generasi muda. Hal ini dibuktikan oleh para peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) yang secara resmi melaksanakan pemaparan inovasi di hadapan jajaran struktural Rutan Bantaeng.
Pemaparan inovasi ini digelar sebagai bentuk kontribusi nyata para peserta magang dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengembangan lingkungan kerja yang lebih kreatif dan inovatif di dalam institusi pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse memberikan apresiasi tinggi terhadap ide-ide segar yang ditunjukkan oleh para peserta.
Menurutnya, momentum ini menjadi bukti bahwa program magang bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan ruang unjuk gigi bagi talenta muda.
“Melalui kegiatan ini, para peserta magang tidak hanya belajar secara langsung di dunia kerja, tetapi juga menunjukkan kemampuan, ide, dan semangat kolaborasi untuk menghadirkan perubahan positif,” ujar Kepala Rutan Bantaeng. Senin (18/5).
Dalam jalannya presentasi, berbagai gagasan inovatif dipaparkan secara lugas. Fokus utamanya adalah bagaimana memanfaatkan teknologi dan sistem kerja baru yang lebih efisien guna mengoptimalkan jalannya roda organisasi di Rutan Bantaeng.
Sinergi antara pengalaman para petugas rutan senior dan kreativitas out-of-the-box dari peserta magang Kemenaker ini diharapkan dapat langsung diimplementasikan dalam waktu dekat.
Di akhir kegiatan, pihak Rutan Bantaeng turut memberikan suntikan motivasi mendalam agar para peserta tidak berhenti belajar dan terus mengasah kepekaan mereka terhadap inovasi kerja di mana pun mereka berada nantinya.
“Terus berkembang, terus berinovasi, dan jadilah generasi yang siap membawa dampak baik untuk masa depan,” pungkas Kepala Rutan Bantaeng penuh semangat.














