KabarMakassar.com — Musibah tanah longsor melanda kawasan ruas jalan menuju Bendungan Karalloe, tepatnya di wilayah Tompo Kelara, Kelurahan Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.
Peristiwa ini memicu gangguan akses lalu lintas dan menjadi perhatian serius otoritas kebencanaan daerah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Andi Patoppoi, memberikan konfirmasi sekaligus peringatan resmi terkait kondisi terkini di lokasi bencana melalui akun Facebook resmi Pusdalops BPBD Jeneponto pada Senin malam (18/5).
Andi Patoppoi menyampaikan bahwa material longsoran yang jatuh dari tebing mengikis sebagian badan jalan vital tersebut. Pihaknya pun langsung bergerak cepat melakukan koordinasi guna penanganan darurat di lapangan.
Di samping upaya pembersihan material, pihak BPBD mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh pengendara dan warga setempat yang berniat melintasi jalur perbukitan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan ekstra.
“Bagi pengguna jalan diharapkan untuk berhati-hati,” tulis imbauan resmi Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Patoppoi, yang disiarkan via akun resmi Pusdalops BPBD Jeneponto, Senin (18/5).
Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tidak menentu di wilayah hulu Jeneponto disinyalir menjadi pemicu utama labilnya kondisi tanah di sekitar lereng Tompo Kelara.
Pengendara, khususnya roda dua dan roda empat, diminta untuk mengurangi kecepatan dan memperhatikan rambu serta arahan petugas di lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diturunkan, tim penanggulangan bencana bersama unsur pemerintah setempat dilaporkan terus bersiaga memantau perkembangan situasi di jalur Bendungan Karalloe tersebut.














