kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Distribusi Panen Terhambat, Teguh Iswara Suardi Janji Kawal Pembangunan Jembatan di Barru

Distribusi Panen Terhambat, Teguh Iswara Suardi Janji Kawal Pembangunan Jembatan di Barru
Penampakan Jembatan Rusaka saat Anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi Kelokasi (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Akses transportasi warga di Desa Mangkoso, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, terancam lumpuh akibat rusaknya jembatan utama di atas Sungai Mangkoso.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi, turun langsung meninjau lokasi jembatan pada Sabtu (15/10).

Ia memastikan kondisi lapangan sekaligus menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan sebelumnya.

“Akses yang mudah dan aman adalah hak dasar masyarakat. Bagi petani dan pekebun di sini, jembatan ini bukan hanya penghubung, tapi juga jalur utama untuk kelancaran distribusi hasil panen mereka,” ujar Teguh.

Kerusakan jembatan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama, dan membuat mobilitas warga terganggu. Akibatnya, biaya angkut hasil pertanian meningkat karena kendaraan roda empat sulit melintas. Beberapa warga bahkan terpaksa menggunakan jalur memutar sejauh puluhan kilometer untuk menjangkau pasar terdekat.

Teguh menegaskan bahwa masalah infrastruktur dasar seperti jembatan seharusnya menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama di wilayah yang menggantungkan hidup pada sektor agraris. Ia berkomitmen memperjuangkan perbaikan jembatan Mangkoso agar segera mendapat dukungan anggaran melalui Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, dan pembangunan daerah.

“Saya akan pastikan usulan ini menjadi prioritas dan masuk dalam program kerja Komisi V. Ini adalah visi kami, menjadi jembatan bagi kebutuhan rakyat di daerah,” tegas legislator dari Partai NasDem itu.

Kunjungan kerja Teguh Iswara Suardi mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Mereka berharap perhatian dari pemerintah pusat dan DPR RI dapat segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan konkret, sehingga aktivitas ekonomi warga Mangkoso kembali pulih.

“Kalau jembatan ini diperbaiki, hasil panen kami bisa langsung dijual ke kota tanpa harus lewat jalan alternatif yang jauh. Biaya angkut pun berkurang,” kata Taba salah seorang warga.

Warga kini menaruh harapan besar bahwa kunjungan dan komitmen Teguh bukan sekadar janji politik, melainkan langkah nyata dalam membuka kembali akses vital bagi perekonomian desa.

error: Content is protected !!