KabarMakassar.com –- Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti keluarga Pak Jumali (45) di sudut Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea. kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Keluarga yang berteduh di gubuk sederhana berlantai tanah dan beratap daun nipah ini mendadak mendapat perhatian langsung dari pucuk pimpinan Polres Jeneponto.
Mendengar kabar tentang kondisi Pak Jumali dan istrinya, Ibu Bunga (40), yang membesarkan empat anak dengan hasil menggarap kebun dan membuat gula aren, Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, segera bertindak.
Kapolres Widi Setiawan memerintahkan Tim Dokkes (Dokter Kesehatan) Polres Jeneponto untuk segera turun ke lokasi. Dipimpin Kasie Dokkes, Ipda Amirullah. tim tersebut tidak hanya meninjau lokasi, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada seluruh anggota keluarga.
Tujuannya jelas yakni, ingin memastikan keluarga yang berjuang keras ini tetap sehat agar bisa terus mencari nafkah.
Tidak hanya bantuan medis, Kapolres juga menyertakan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian konkret untuk meringankan beban harian keluarga Pak Jumali.
“Ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk masyarakat,” ujar Kapolres Jeneponto melalui siaran persnya, Rabu (12/11).
Baginya, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.
“Kami berharap, dengan langkah-langkah seperti ini, Polri semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat.” sambungnya.
Aksi kemanusiaan yang digerakkan langsung oleh Kapolres ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Mereka melihat bahwa institusi kepolisian di Jeneponto tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum (Gakkum), tetapi juga hadir dengan hati, merangkul, dan memastikan warga paling membutuhkan tetap terperhatikan.
Kisah keluarga Pak Jumali pun kini menjadi pengingat bahwa di balik tugas penegakan hukum, Polri juga membawa misi kemanusiaan yang mendalam.














