KabarMakassar.com — Ayam goreng Saudi nomor satu di Indonesia, Almaz fried chicken kini hadir di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar.
Dalam acara grand opening, Almaz fried chicken membuka cabang ke-136 di Antang Makassar sekaligus menjadi cabang ke-7 di Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (12/08).
CEO Almaz Fried Chicken, Okta Wirawan mengatakan bahwa outletnya telah terbuka di hampir seluruh kota di Indonesia. Di Sulsel, Almaz Fried Chicken dapat ditemui di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros.
“Ini merupakan outlet ke-136 di seluruh di Indonesia sekaligus outlet ke-7 yang ada di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa hadirnya Almaz di Antang ingin menyebarkan nasehat sekaligus menghadirkan restoran yang halal dan thayyib.
“Kita bikin restoran, begini makanan yang baik, tidak pakai musik dan bagaimana cara menjaga makanan itu halal dan thayyib, bagaimana hasil dari penghasilan kita juga banyak kita bagikan pada kebaikan, kepada orang, sekolah dan lain-lain,” sebutnya
Ia menyebut kehadiran Almaz Fried Chicken merupakan aksi dakwah melalui pendekatan ekonomi.
Ia bahkan mewajibkan karyawan untuk shalat lima waktu, bahkan shalat shubuh harus di masjid bagi laki-laki.
“Setiap Senin sampai Jumat itu ada ustadz yang datang jadi mereka bukan hanya belajar bagaimana mengoperasikan outlet, bagaimana caranya mencari omset, bagaimana mereka menjalankan sholatnya dengan baik, mereka diajari cara berkomunikasi yang baik sesuai dengan agama, kita ajarin semua,” sambungnya
Tak kalah penting, Almaz Fried Chicken menyumbangkan keuntungannya setiap cabang senilai 5 persen untuk mendukung perjuangan kemanusiaan masyarakat Palestina.
Okta Wirawan berharap Almaz Fried Chicken dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang makanan yang halal dan jelas sumbernya.
“Harapannya orang itu bisa paham bukan hanya sekedar memakan yang halal tapi juga kita bisa memberikan nasehat sumber makanannya jelas, kita makan ayam mungkin makanannya halal tapi sumber uang mungkin dari korupsi dan lain-lain itukan haram. Makanya kita memberi nasehat kepada karyawan bahwa jangan mencuri atau memakan yang bukan hak mereka dan itu yang kita kampanyekan,” pungkasnya














