kabarbursa.com
kabarbursa.com

Polisi Tangkap 2 Mahasiswa Diduga Pelaku Pengrusakan Kantor DPRD Palopo

Polisi Tangkap 2 Mahasiswa Diduga Pelaku Pengrusakan Kantor DPRD Palopo
Aksi unjuk rasa berujung pengrusakan Kantor DPRD Kota Palopo (Dok : ist).

KabarMakassar.com — Polisi mengamankan dua mahasiswa yang diduga pelaku pengrusakan kantor DPRD Kota Palopo, setelah melakukan aksi unjuk rasa, hingga menerobos masuk di ruang rapat paripurna, Senin (01/09) kemarin.

“Iya, ada 2 pelaku pelemparan (diamankan),” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (02/09).

Massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Palopo itu, melakukan pelemparan ke arah gedung, dan berhasil menerobos hingga ke ruang rapat paripurna. Petugas pun langsung merespons dengan menembakkan gas air mata ke arah massa agar membubarkan diri.

“Demo aliansi mahasiswa dan melempari pake batu ke DPRD Palopo, mengakibatkan pecah kaca di DPRD,” ungkapnya.

Akibat aksi tersebut, kata Supriadi, sebanyak tiga personel kepolisian mengalami luka-luka setelah terkena lemparan batu.

“Tiga personil Polres Palopo kena lemparan batu pengunjuk rasa dan mengalami luka terbuka pada bagian hidung, alis dan pelipis,” jelasnya.

Sementara ini, kedua mahasiswa tersebut masih dalam pemeriksaan di Polres Palopo. Sedangkan, tiga personel menjalani perawatan medis.

“Korban personil Polres Palopo rawat jalan setelah mendapat perawatan medis,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Kantor DPRD Kota Palopo, berhasil dimasuki oleh ribuan mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa. Massa masuk dan merusak segala fasilitas yang ada di dalam ruang rapat paripurna DPRD.

Dalam aksi mahasiswa yang digelar di kantor DPRD Palopo menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, termasuk menyoroti kenaikan tunjangan anggota DPR yang dianggap tidak sebanding dengan kinerja mereka selama ini.

Massa juga sempat ditemui sejumlah anggota DPRD Kota Palopo, bersama Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin beserta Kapolres Palopo, AKBP Dedy Surya Dharma dan Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro.

Meski demikian, Supriadi belum menerangkan lebih jauh penyebab mahasiswa dapat masuk kedalam ruangan rapat paripurna DPRD Palopo.

error: Content is protected !!