KabarMakassar.com — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, tensi politik internal mulai menghangat.
Dua tokoh sentral disebut-sebut bakal bertarung memperebutkan kursi ketua, Taufan Pawe (TP), petahana dan Ketua DPD I Golkar Sulsel, serta Munafri Arifuddin (Appi), Ketua DPD II Golkar Makassar yang digadang-gadang mewakili semangat regenerasi di tubuh partai beringin.
Namun di balik dinamika dan spekulasi pertarungan dua nama besar ini, komunikasi personal antar-keduanya ternyata sudah berjalan.
Dikonfirmasi soal hubungannya dengan TP, Appi mengungkapkan bahwa dirinya sudah sempat bertemu dengan Ketua DPD I Golkar Sulsel itu beberapa bulan lalu dalam suasana nonformal.
“Saya sebelum Musda ini sempat bertemu dengan beliau, mungkin waktu bulan puasa. Kami sama-sama sibuk, tapi pertemuan itu jadi momen saling membaca kondisi menjelang Musda,” ujar Appi, Kamis (29/5).
Menurut Appi, pertemuan tersebut bukan ajang manuver politik, melainkan bentuk komunikasi sehat antar kader, yang menegaskan bahwa rivalitas dalam Golkar tetap berjalan dalam koridor saling menghormati dan berpikir untuk kepentingan partai.
“Persaingan itu lumrah. Tapi orientasinya bukan pada siapa lawan siapa. Tujuan kita sama, membesarkan Partai Golkar secara bersama-sama,” tegasnya.
Munafri menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai, bahkan saat kompetisi berlangsung. Ia menolak anggapan bahwa Musda akan melahirkan faksionalisme baru atau memperuncing friksi lama. Justru, menurutnya, komunikasi antar kandidat sejak awal akan menjadi kunci utama menciptakan transisi kepemimpinan yang sehat.
“Setelah Musda, tidak boleh ada lagi faksi-faksi. Semua kepentingan harus dikembalikan pada satu hal, kepentingan Partai Golkar secara utuh, bukan pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Munafri Arifuddin adalah simbol kekuatan baru di Golkar Makassar. Di bawah kepemimpinannya, DPD II Golkar Makassar aktif mendorong kaderisasi dan terlibat aktif dalam berbagai gerakan politik lokal.
Kemunculannya dalam bursa kandidat ketua DPD I dianggap merepresentasikan harapan regenerasi dan penyegaran di tubuh Golkar Sulsel.
“Pak Taufan dan saya tentu punya latar belakang berbeda, tapi orientasi kita sama membawa Golkar lebih kuat ke depan,” tutup Munafri.
Diketahui, Taufan Pawe, yang menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel sejak 2020, dikabarkan masih ingin melanjutkan kepemimpinannya. Ia memiliki basis politik kuat di wilayah utara Sulsel dan merupakan figur yang dekat dengan elite DPP.














