KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyatakan akan melakukan reshuffle terhadap beberala Penjabat (Pj) RT RW di Makassar.
Danny Pomanto sapaannya mengungkapkan bahwa evaluasi segera dilakukan karena banyak Pj RT RW yang tidak aktif.
“Setelah kita maksimalkan hal-hal, ternyata banyak RT RW yang sudah pindah, tidak aktif, meninggal, atau terlibat masalah hukum. Mereka yang tidak aktif dan bermasalah akan diganti,” Ujar Danny usai rapat koordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Makassar di Balaikota, Rabu (19/06) kemarin.
Ia menambahkan, beberapa di antara mereka ada yang mengundurkan diri dan beberapa lainnya terlibat dalam penyelewengan dana sampah.
“Banyak, ada beberapa, maaf, yang tilep uang sampah, itu semua yang akan kami evaluasi, sudah ada nama-namanya,” lanjutnya.
Diketahui, saat ini, terdapat sekitar 5.975 Pj RT RW di 153 kelurahan di Kota Makassar. Danny menyebutkan bahwa sekitar 750 Pj RT RW akan diganti.
“Dari laporan yang saya terima tadi malam, ada sekitar 40-50 Pj RT RW di setiap kecamatan yang harus diganti,” jelasnya.
Danny menegaskan bahwa reshuffle akan dilakukan setelah pembahasan APBD Perubahan Pemkot Makassar selesai. ”
Nama-nama sudah ada dan akan saya evaluasi lagi. Saya akan memanggil mereka satu per satu untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penggantian ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk menghindari kesalahan. Dirinya menyebut sudah meminta nama-nama ini dua kali.
“Saya sudah dua kali meminta evaluasi, dan saya akan meminta lagi untuk memastikan semuanya berjalan dengan benar,” pungkasnya.
Danny bercerita, awal ide reshuffle ini karena bakal adanya 1.000 motor listrik pengangkut sampah yang akan diberikan.
“Begini, kan akan ada seribu motor listrik, saya akan cek RT-RW siap atau tidak, ternyata banyak (RT-RW) sudah pindah, tidak aktif, meninggal dan tidak di ganti. Nah makanya, saya lagi melihat efiensi-efisiensi, segera di evaluasi,” katanya.














