KabarMakassar.com — Persoalan parkir di sekitar RS Amanat Makassar kembali menjadi sorotan tajam dalam rapat lanjutan evaluasi perparkiran yang digelar di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, Senin (27/04).
Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, menilai keberadaan lahan parkir rumah sakit yang tidak memadai telah berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas di Jalan Haji Bau, yang merupakan salah satu jalur utama di pusat kota.
“Haji Bau itu jalan vital. Banyak pejabat dan masyarakat umum yang melintas. Tapi justru terhambat karena persoalan parkir rumah sakit yang tidak tertata,” tegas Basdir saat RDP, Senin (27/04).
Ia mengingatkan bahwa setiap pembangunan fasilitas publik, termasuk rumah sakit, semestinya telah mengantisipasi dampak lalu lintas melalui dokumen analisis seperti Andalalin. Namun, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan perencanaan yang matang.
Meski mengakui ada banyak aspek lain yang bisa dipersoalkan, Basdir menegaskan pihaknya sengaja memfokuskan pembahasan pada masalah parkir yang dinilai paling mendesak.
“Kalau mau dibuka semua, banyak persoalan lain. Tapi hari ini kita fokus parkir karena dampaknya langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Basdir bahkan melempar opsi penindakan tegas jika tidak ada solusi konkret dalam waktu dekat. Salah satunya dengan meminta Dinas Perhubungan memasang rambu larangan parkir di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Kalau tidak ada solusi, kami bisa minta pasang plang dilarang parkir di situ. Jangan sampai kami yang ambil langkah yang tidak diinginkan,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan DPRD tidak berniat menghambat aktivitas usaha, melainkan mendorong adanya solusi yang adil bagi semua pihak, terutama pengguna jalan.
Menurutnya, pembangunan fasilitas parkir permanen seperti basement bisa menjadi solusi jangka panjang. Sementara untuk jangka pendek, pihak rumah sakit diminta segera menghadirkan langkah konkret agar kendaraan tidak lagi meluber ke badan jalan.
“Kami tidak mau matikan usaha. Tapi harus ada pengertian. Solusi jangka pendek itu penting supaya jalan tidak terus terganggu,” tukas Basdir.














