kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pengembangan Wisata Dirgantara di Pinrang Terus Diseriusi

KABARBUGIS.ID – Pengembangan pariwisata dirgantara di Kabupaten Pinrang semakin diseriusi. Hal ini terungkap saat Talkshow yang diinisiasi para pelaku ekonomi kreatif Pinrang bertajuk Merdekart Fest 2022 yang digelar di Exotico, jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Pinrang, Jum’at (20/8) malam.

Bincang santai itu menghadirkan narasumber diantaranya Kadispotdirga Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Tek Lodewijk Makitulung, Anggota DPRD Sulsel Andi Azizah Irma Wahyudiyati Hamid, Kadispaspor Kabupaten Pinrang Andi Suyuti serta Ketua Harian Fasida Kabupaten Pinrang Idil Ali.

Talkshow digelar mengingat semakin meningkatnya animo olahraga dirgantara yang dapat dikembangkan menjadi potensi wisata baru di wilayah itu, usai pelaksanaan Festival Dirgantara Bumi Lasinrang 2022 beberapa waktu lalu.

Kadispotdirga Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Tek Lodewijk Makitulung mengatakan pariwisata diperlukan sesuatu yang menarik dan belum banyak dimiliki wilayah lain disekitarnya sehingga setidaknya dapat menarik perhatian masyarakat.

“Kalau kita berbicara tentang wisata dirgantara berarti wisata yang memanfaatkan wahana dirgantara. Kita melihat suatu objek wisata kalau dari tempatnya langsung memang menarik tapi kalau kita melihat dan menikmati dari atas udara tentunya akan lebih menarik,” paparnya.

Sehingga melalui potensi wilayah yang ada di Kabupaten Pinrang yaitu adanya lapangan terbang Malimpung dan bukit Manarang, menurutnya layak dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata dirgantara dan dapat dijadikan salah satu ciri khas atau mercusuar dari Pinrang itu sendiri.

Lodewijk menambahkan dengan adanya Aero Sport Center wilayah Sulsel, seharusnya dapat digunakan untuk menjaring bibit atlet-atlet olahraga dirgantara yang nantinya menjadi cikal bakal pengembangan wisata dirgantara.

“Kita jangan pernah bermimpi mengembangkan pariwisata dirgantara, kalau olahraga dirgantaranya tidak dihidupkan,” tegasnya.

“Saya kira strateginya adalah kita harus membangun dari dasar yaitu membuat lapangan terbang Malimpung sebagai Candradimukanya olahraga dirgantara di Sulsel dan membuat bukit Manarang sebagai Mercusuarnya Kabupaten Pinrang,” tambahnya.

Kadisparpor Pinrang Andi Suyuti menjelaskan lapangan terbang Malimpung sudah termasuk dalam kawasan pengembangan pariwisata zona 4 dan dengan adanya Fasida Kabupaten Pinrang dan menjadi jalan pembuka dikembangkannya potensi pariwisata dirgantara.

“Dari sisi regulasi dan kelembagaan, saya rasa ini sesuatu kekuatan untuk mengembangkan potensi wisata kedirgantaraan di Kabupaten Pinrang,” kata Andi Suyuti.

Ia mengaku dengan adanya lapangan terbang Malimpung dan keuntungan jalur yang melewati wilayah Malimpung menuju ke kawasan pembangunan wisata strategis di Toraja dapat menjadi peluang untuk ikut menjadikan Malimpung bagian daripada kawasan wisata strategis itu.

Untuk itu strategi yang dapat digunakan, menurut Suyuti adalah dengan menciptakan suatu event yang mampu mengangkat ke permukaan potensi yang ada dan mempersiapkan suatu dokumen berupa rencana induk pengembangan objek wisata.

"Tentu ini sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam pengembangan pariwisata desa sehingga dengan kolaborasi akselerasinya semakin cepat," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Andi Azizah Irma Wahyudiyati Irwan, menyampaikan strateginya terkait pengembangan pariwisata yakni pemanfaatan potensi sumber daya manusia.

"Untuk pengembangan pariwisata dirgantara di Kabupaten Pinrang. Harus berkolaborasi dan membentuk super tim, saya akan tercapai itu," pungkasnya.

error: Content is protected !!