kabarbursa.com
kabarbursa.com

Tanggapi Isu Kenaikan Harga Pertamax, Pengguna Siap Beralih ke Pertalite

KabarMakassar.com — Santer beredar informasi terkait PT Pertamina (Persero) akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dalam waktu dekat.

Kabarnya kebijakan tersebut telah mendapat lampu hijau dari Komisi VI DPR RI. Dimana Pertamax akan mengalami kenaikan dari harga Rp9.000 menjadi Rp16.000 per liternya. 

Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax mulai mencuat di tengah masyarakat.

Kenaikan harga BBM Pertamax diisukan mulai berlaku pada 1 April 2022 besok, namun hingga kini pihak Pertamina belum mengeluarkan edaran resmi terkait kebijakan ini.

Salah satu pengguna BBM Pertamax, Hasri (23) menyebut dirinya siap beralih menggunakan Pertalite apabila memang harga Pertamax dinaikkan.

Menurutnya, selama ini ia menggunakan BBM Pertamax dikarenakan jenis motor miliknya cocok dengan BBM tersebut.

"Kalau saya pakai Pertamax karena cocok dengan motorku. Tapi kalau memang jadi naik mending saya pindah pakai Pertalite," ungkapnya, Kamis (31/03).

Pengguna BBM Pertamax lainnya, Aza (23) berharap kebijakan menaikan harga BBM jenis Pertamax tidak jadi dilakukan.

"Semoga tidak jadi. Selama ini kita sudah berupaya untuk tidak memakai subsidi (Premium). Tapi kalau tiba-tiba Pertamax dinaikkan yah agak sulit," katanya.

Ia mengaku sampai saat ini dirinya masih bingung tetap akan menggunakan BBM Jenis Pertamax atau Pertalite jika kebijakan ini benar-benar diterapkan.

"Masih bimbang juga mau pake Pertamax atau Pertalite kalau benar ada kenaikan sampai Rp16.000. Yang jelas selama ini memang saya menggunakan Pertamax," pungkasnya.

Sementara itu, Supervisor Communication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan menyebut hingga saat ini belum ada intruksi terkait kenaikan harga BBM jenis Pertamax sehingga harga jual di SPBU masih normal. "Belum ada intruksi mbak soal itu," singkatnya.

Sekedar informasi, Kenaikan harga Pertamax dipicu oleh masih tingginya harga minyak dunia yang berada di atas US$100 per barel, demikian halnya dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP). Perkembangan sementara ICP per 24 Maret 2022 tercatat sebesar US$114,55 per barel.

Meski demikian, hingga kini isu kenaikan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.000 masih belum dipastikan, dikarenakan pihak Pertamina belum mengeluarkan pemberitahuan resmi terkait hal tersebut.

error: Content is protected !!