kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

FORHATI-PPDI dan UMKM Luwu Gelar Semarak Hardiknas 2026, Deklarasikan Empat Gerakan Pendidikan

FORHATI-PPDI dan UMKM Luwu Gelar Semarak Hardiknas 2026, Deklarasikan Empat Gerakan Pendidikan
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Tana Luwu berlangsung berbeda dan penuh semangat kolaborasi. Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Luwu, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Luwu, PAUD Bintang Junior, serta UMKM Ushuwatun Khasanah bersinergi menggelar kegiatan bertajuk Semarak Hardiknas 2026 di Warkop Wija To Luwu (WTL), Belopa.

Mengusung tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menjadi kolaborasi pentahelix pertama di Luwu yang mempertemukan organisasi perempuan, komunitas disabilitas, pelaku UMKM, lembaga pendidikan anak usia dini, hingga pemerintah daerah dalam satu gerakan bersama.

Ketua FORHATI Luwu, Andi Sri Rahayu, menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.

“Partisipasi semesta artinya semua elemen di Tana Luwu turun tangan. Tidak boleh ada anak Luwu putus sekolah karena miskin, karena disabilitas, atau karena jauh dari kota. Hari ini FORHATI, PPDI, Bintang Junior, dan UMKM duduk sama rata,” ujarnya dalam sambutan.

Empat Gerakan Pendidikan Diluncurkan

Dalam kegiatan tersebut, empat gerakan kolaboratif resmi dideklarasikan sebagai bentuk komitmen bersama membangun pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu.

1. Gerakan 1 Rumah 1 Guru

Program yang digagas FORHATI Luwu ini menargetkan 500 ibu rumah tangga menjadi guru pertama di lingkungan keluarga masing-masing.

“Ibu berdaya, Luwu cerdas. Dari dapur dan pangkuan ibu lahir generasi emas,” kata Andi Sri Rahayu.

2. Gerakan Sekolah Ramah Semua

PPDI Luwu akan mendampingi sedikitnya 30 sekolah di Kabupaten Luwu agar lebih ramah terhadap anak penyandang disabilitas.

“Pendidikan bermutu tidak boleh menutup pintu bagi anak-anak yang berbeda. Hak belajar milik semua anak Luwu,” tegas Ketua PPDI Luwu.

3. Gerakan UMKM Peduli Pendidikan

Gerakan ini mengajak 100 pelaku UMKM di Luwu menyisihkan Rp1.000 dari setiap produk yang terjual untuk mendukung beasiswa anak petani dan nelayan.

“Hasil kebun boleh sedikit, tapi kepedulian tidak boleh sedikit. Membeli produk UMKM Luwu berarti membantu anak-anak Luwu tetap sekolah,” ujar panitia kegiatan.

4. Gerakan Bintang Literasi

PAUD Bintang Junior bersama Ushuwatun Khasanah juga akan meluncurkan Rumah Peradaban Taman Baca dan Sirah Anak sebagai ruang literasi dan pendidikan karakter berbasis nilai keislaman.

Jadi Ruang Kolaborasi Pendidikan Inklusif

Guru SLB Al Iman Luwu, Bahtiar, mengaku kegiatan seperti ini menjadi momentum penting bagi anak-anak disabilitas agar lebih diterima di tengah masyarakat.

“Biasanya kami SLB berjalan sendiri. Hari ini kami dirangkul FORHATI dan UMKM. Anak-anak kami merasa menjadi bagian dari semesta Luwu,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pengurus FORHATI, PPDI, siswa SLB Al Iman Noling dan Miftahul Jannah, guru, orang tua murid, hingga pelaku UMKM.

Turut hadir sebagai narasumber antara lain Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Kepala Dinas DP3A Kabupaten Luwu Dra Hj Hidayah Made, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Luwu Drs Buatan M.Si, serta Sekretaris PKK Kabupaten Luwu Hj Nurlina.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi diskusi panel, bazar UMKM, pentas seni anak disabilitas dan PAUD Bintang Junior, hingga lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Luwu.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026, di Warkop Wija To Luwu, Belopa.

Melalui kolaborasi ini, penyelenggara berharap Semarak Hardiknas 2026 dapat menjadi model gerakan pendidikan berbasis gotong royong dan kearifan lokal di Tana Luwu.

error: Content is protected !!