KabarMakassar.com — Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan (PKS Sulsel) mempercepat penguatan struktur internal dengan melantik 44 anggota baru tingkat Madya dalam agenda Pendidikan Politik di Markaz Dakwah PKS Sulsel, Jalan Ir. Sutami, Minggu (12/04).
Puluhan kader tersebut resmi diambil sumpahnya setelah melalui proses kaderisasi berjenjang. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari konsolidasi serius partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penguatan peran kader di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya soal naik jenjang, tapi bagaimana kader mampu hadir memberi solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas dan kualitas diri agar kader mampu menjawab tantangan zaman.
“Soliditas dan kualitas kader adalah kunci. Tanpa itu, kita tidak akan mampu bersaing dan memenangkan kepercayaan publik,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Kaderisasi PKS Sulsel, Kastari, menekankan bahwa pendidikan politik menjadi fondasi utama dalam mencetak kader berintegritas dan berdaya saing.
“Proses kaderisasi ini dirancang untuk melahirkan pemimpin yang tidak hanya paham politik, tetapi juga punya karakter kuat dan komitmen pelayanan,” ujarnya.
Dengan bertambahnya 44 Anggota Madya, PKS Sulsel optimistis mampu memperluas jangkauan kerja-kerja politik hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bagian dari ikhtiar kami untuk memastikan PKS tetap dekat dengan rakyat dan terus memberi kontribusi nyata di berbagai sektor,” tukas Kastari.














