KabarMakassar.com — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pinrang menyalurkan bantuan dana stimulan untuk mendukung pelaksanaan program Abdi Bina Desa yang digagas Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Negeri Makassar (KMP UNM) Periode 2025–2026.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan pengurus YBM PLN UP3 Pinrang kepada pengurus dan panitia KMP UNM di Kantor PLN UP3 Pinrang, Jumat (17/7/2026).
Program Abdi Bina Desa tersebut mengusung tema “Merawat Kepedulian, Menumbuhkan Perubahan” dan dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 20 hingga 27 Juli 2026.
Kegiatan pengabdian akan dipusatkan di Dusun Indo Apping, Desa Benteng Paremba, Kabupaten Pinrang. Melalui program tersebut, para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat serta mendorong perubahan yang berkelanjutan di tingkat dusun.
Perwakilan panitia KMP UNM menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan YBM PLN UP3 Pinrang. Bantuan tersebut dinilai dapat memperkuat pelaksanaan sejumlah program pengabdian yang telah disiapkan.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kepedulian dari YBM PLN UP3 Pinrang. Dukungan dana ini menjadi energi tambahan bagi kami para mahasiswa untuk menyukseskan program kerja pengabdian di Dusun Indo Apping. Semoga apa yang dititipkan melalui YBM PLN ini bernilai ibadah dan mendatangkan berkah melimpah,” ujar perwakilan panitia KMP UNM seusai penyerahan bantuan.
Sementara itu, pengurus YBM PLN UP3 Pinrang menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah para pegawai muslim PLN.
Dana tersebut dikelola dan disalurkan melalui sejumlah program kemaslahatan umat, termasuk pada bidang sosial kemasyarakatan dan pendidikan.
YBM PLN UP3 Pinrang berharap kehadiran mahasiswa KMP UNM di Desa Benteng Paremba dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menumbuhkan kepekaan sosial generasi muda, serta membantu menjawab sejumlah kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.
Program Abdi Bina Desa juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan di wilayah perdesaan.
