kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tekan Stunting, Pemkab Maros Hadirkan Kampus S3

KabarMakassar.com — Mencegah dan menekan angka stunting di Maros, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Maros menghadirkan inovasi Kampus S3 (Keluarga Menuju Produktif Sejahtera Sekolah Sadar Stunting).

Untuk menyukseskan program ini , Pemerintah Kabupaten Maros menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi Inovasi Penanggulangan Stunting dan Ekspose PKL (Praktik Kerja Lapangan) Kolaborasi dengan Stakeholder di Ruang Kantor Bupati Matos, Jumat (05/08).

Bupati Maros,  Chaidir Syam dalam arahannya mengatakan, dibutuhkan dukungan semua pihak dalam menekan angka stunting di Kabupaten Maros.

"Sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk berkolaborasi menjadi tim percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Maros," ungkapnya.

Ia berharap Kampus S3 benar-benar dimanfaatkan dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

"Saya berharap para SDM PKH dan Stakeholders terkait dapat memanfaatkan Inovasi Kampus S3 ini," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Maros menjelaskan, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah saat ini.

"Anak stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisiknya saja melainkan juga terganggu perkembangan otaknya yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi disekolah serta produktifitas, kreatifitas juga terpengaruh," ungkapnya.

"Selain itu hal ini juga akan dapat mengancam kualitas manusia Indonesia dan kemampuan daya saing bangsa," sambungnya.

Ia mengatakan ada beberapa faktor penyebab stunting diantaranya perilaku hidup tidak sehat.

"Oleh sebab itu "Inovasi Kampus S3" dengan memanfaatkan Modul Pencegahan dan Penanganan Stunting dapat memberikan perubahan perilaku kepada masyarakat langsung dengan praktek sesuai yang ada di dalam modul tersebut," bebernya.

Ia mengucapkan, terimakasig kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Maros.

"Sy mengucapkan terimah kasih kepada Koordinator PKH dan Seluruh SDM PKH khususnya ibu Sri Marlina koordinator tim inovasi program PKH. Saya terus membaca modul kampus S3 sebagai ketua tim penanggulangan stunting hari ini senang sekali bisa membawakan modul ini berkolaborasi dengan tim fasilitator," pungkasnya.

Untuk  diketahui, turut terlibat dalam program ini yakni Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PMD,DP3ADUKKB, dan Ketua PKK Kabupaten Maros. 

error: Content is protected !!