KabarMakassar.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Sungguminasa, Gunawan, memberikan sosialisasi dan arahan langsung kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapangan dalam Lapas Narkotika Sungguminasa, Jumat (16/05).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat internal jajaran petugas yang sebelumnya digelar pada Selasa (12/5). Rapat itu membahas penyatuan visi, penguatan komitmen, serta penerapan aturan di lingkungan Lapas Narkotika Sungguminasa.
Sosialisasi berlangsung tertib dan diikuti seluruh WBP dengan penuh perhatian. Dalam arahannya, Gunawan menyampaikan sejumlah poin penting terkait aturan dan tata tertib yang wajib dipatuhi selama menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, aturan yang diterapkan di dalam lapas merupakan aturan dasar yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh penghuni maupun petugas.
“Semua aturan yang ada di dalam lapas ini dibuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Aturan ini bukan hanya berlaku bagi WBP, tetapi juga menjadi pedoman bagi seluruh petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Jadi kita harus memiliki visi yang sama dalam menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ujar Gunawan.
Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan di dalam lapas. Pelanggaran sekecil apa pun, kata dia, dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Karena itu, seluruh WBP diminta menjaga sikap, perilaku, serta menaati setiap ketentuan yang telah ditetapkan pihak lapas.
Selain menyampaikan aturan yang wajib dipatuhi, Gunawan juga menjelaskan dampak dan konsekuensi yang akan diterima apabila terjadi pelanggaran. Hal itu disampaikan sebagai bentuk edukasi agar warga binaan semakin memahami pentingnya disiplin selama menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, menjaga ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas lapas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh warga binaan.
Ia menambahkan, penguatan kembali aturan dasar ini menjadi langkah preventif dan deteksi dini untuk mencegah terjadinya gangguan kamtib di lingkungan lapas.
Dengan adanya pemahaman yang sama antara petugas dan WBP, proses pembinaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.
Kegiatan sosialisasi langsung tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan humanis yang diterapkan Lapas Narkotika Sungguminasa dalam membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan.
Melalui arahan secara langsung, seluruh WBP diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta mendukung terciptanya lingkungan lapas yang aman dan nyaman.
Menutup arahannya, Gunawan kembali mengajak seluruh WBP untuk bersama-sama menjaga situasi lapas tetap kondusif serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen warga binaan dalam menjalani proses pembinaan secara tertib dan disiplin.














