KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto terus mematangkan langkah strategis dalam menekan angka kasus Tuberkulosis.
Hal tersebut dibuktikan saat Bupati Jeneponto, Paris Yasir, memimpin langsung jalannya Zoom Meeting Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penuntasan TBC Tahun 2026 dari Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Kamis (21/05) kemarin.
Agenda virtual ini digelar sebagai bentuk penguatan koordinasi yang masif antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyukseskan program eliminasi TBC nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paris Yasir didampingi oleh Kepala Bappeda Jeneponto Dr. H. Alfian Afandy Syam, serta Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto Syusanty A. Mansyur,
Rangkaian pertemuan diawali dengan pemaparan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin.
Dalam laporannya, dr. Evi menggarisbawahi empat poin krusial yang wajib dioptimalkan oleh setiap daerah demi mencapai target eliminasi TBC, yaitu kolaborasi lintas sektor yang solid, penguatan deteksi dini (skrining) di tengah masyarakat, peningkatan kualitas fasilitas layanan kesehatan dan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulsel, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Sulsel.
Dalam arahannya, dr. Ishaq menegaskan bahwa penyakit TBC hingga saat ini masih menjadi tantangan serius bagi dunia kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penanganan TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan sendirian.
“Sinergi dan inovasi daerah menjadi kunci dalam mempercepat penuntasan TBC di Sulawesi Selatan,” tegas dr. Ishaq Iskandar dalam sambutannya.
Merespons hal tersebut, Bupati Jeneponto Paris Yasir menyambut baik pelaksanaan evaluasi berkala ini. Baginya, forum ini merupakan langkah taktis dalam memperkuat sinkronisasi data serta program penanganan kesehatan di tingkat akar rumput.
Melalui pertemuan ini, Pemkab Jeneponto berkomitmen penuh untuk terus memperkuat layanan kesehatan lokal dan memastikan program penanganan TBC berjalan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan tepat sasaran demi mewujudkan masyarakat Bumi Turatea yang lebih sehat.















