kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Bocah di Takalar Merintih Kesakitan Akibat Cincin Terjepit, Petugas Damkar Turun Tangan

Bocah di Takalar Merintih Kesakitan Akibat Cincin Terjepit, Petugas Damkar Turun Tangan
Seorang Bocah Kesakitan saat Di Evakuasi Lepaskan Cincin Dijari. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Takalar kembali membuktikan bahwa tugas mereka tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menjadi solusi cepat bagi permasalahan darurat warga.

Seorang ibu bernama Erni Daeng Sanga mendatangi Satpol PP dan Damkar Takalar di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Pattallassang pada Kamis (14/5).

Ia datang membawa anak kandungnya yang terus merintih kesakitan akibat sebuah cincin yang terjepit di jarinya.

Kepala Bidang Damkar Takalar, Said Daeng Joa, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sang bocah awalnya memasukkan cincin ke jarinya secara paksa, namun saat ingin dikeluarkan, cincin tersebut justru tersangkut.

“Menurut penuturan orang tuanya, anak tersebut memasukkan cincin ke jarinya sendiri. Namun, saat mau dikeluarkan sudah tidak bisa dan mulai membuat jari anaknya lecet hingga terasa perih. Karena tidak tega melihat anaknya kesakitan, orang tuanya langsung membawa sang bocah ke Mako Damkar,” ujar Said Daeng Joa saat dikonfirmasi, Jumat (15/05).

Merespons aduan tersebut, sebanyak tiga personel Damkar dikerahkan untuk melakukan evakuasi medis darurat. Dengan penuh kehati-hatian, petugas menggunakan alat pemotong khusus (gerinda mini) untuk melepas cincin dari jari mungil bocah tersebut.

Proses evakuasi berlangsung dramatis namun cepat. Dalam waktu sekitar 15 menit, cincin tersebut berhasil dipotong. Menariknya, petugas bekerja sambil menghibur sang anak agar tetap tenang dan tidak takut selama proses pemotongan berlangsung.

“Personel kami berusaha menghibur si anak supaya dia tidak merasa sakit atau trauma saat cincin dilepas,” tambahnya.

Setelah cincin berhasil dicopot, wajah sang bocah yang semula meringis kini berubah menjadi ceria. Erni, selaku orang tua, mengaku lega dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas respons sigap para petugas.

“Anak saya sudah lega dan kembali ceria tanpa rasa sakit lagi. Terima kasih banyak atas bantuan dan gerakan cepat personel Damkar yang sangat sigap,” ungkap Erni.

Atas kejadian ini, pihak Damkar Takalar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk keadaan darurat, baik kebakaran maupun insiden penyelamatan lainnya (rescue).

error: Content is protected !!