KABARBUGIS.ID – Aliansi Mahasiswa Bersatu kepung dan menduduki ruang rapat paripurna DPRD Sinjai. Mahasiswa dan aparat terlibat aksi saling dorong mengakibatkan kaca pintu ruangan paripurna pecah, Senin (11/4).
Sebelum ke gedung DPRD, ratusan mahasiswa itu melakukan aksi damai di Tugu Bambu Sinjai, jalan persatuan raya, kecamatan Sinjai Utara.
Diketahui, unjuk rasa menggunakan mobil komando serta membentangkan beberapa spanduk yang bertuliskan "Tolak 3 Periode Jokowi dan Penundaan Pemilu" dan "waspada orba Jilid II".
Jenderal Lapangan, Sri Bulan dalam orasinya melakukan penolakan penundaan pemilu, menolak wacana masa jabatan presiden tiga periode dan kenaikan harga BBM serta sejumlah bahan pokok lainya.
"Saya akan menyampaikan 3 isu dalam selebaran yang telah kita sepakati dalam konsolidasi pertama dan kedua, menolak penundaan pemilu dan penambahan masa jabatan presiden,” kata Sri Bulan dihadapan beberapa anggota dewan.
Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin saat menemui massa unjuk rasa mengatakan bahwa pihaknya setuju dan tiga isu yang disampaikan jenderal lapangan juga merupakan harapannya. Dibuktikan dengan penandatanganan pernyataan sikap atas tiga tuntutan aliansi mahasiswa bersatu oleh Ketua DPRD dan Anggota DPRD Sinjai.
"Kita sudah mendengarkan tadi aspirasi adik-adik mahasiswa, apa yang menjadi tuntutan merupakan harapan kami di DPRD dan kami setuju,” pungkasnya.













