kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Peringatan Bagi Penikmat Kuliner Bersantan Lebih, Kenali Risikonya

KabarMakassar.com — Lebaran Idulfitri memang momen yang tak terlupakan bagi keluarga yang merayakan bersama keluarga, terlebih setelah sebulan berpuasa ada beberapa makanan yang tak mungkin terlewatkan.

Tak hanya bermaaf-maafan, hari yang dikenal sebagai Lebaran ini juga tidak bisa dilepaskan dari makanan yang bersantan, seperti opor ayam, gulai daging, ataupun rendang. Konsumsi makanan bersantan pun cenderung meningkat di hari Lebaran, karena banyak orang yang menjadikan momen ini sebagai hadiah setelah puasa selama satu bulan penuh. 

Sekalipun makanan bersantan sangatlah menggugah selera, ada yang perlu anda ketahui jika berlebih menyantap makanan berrkuah santan. Hal ini sekaitan dengan kesehatan tubuh kita. Berikut KabarMakassar.com merangkum potensi atau gejala yang timbul resiko menyantap makanan santan berlebih,

1. Menimbulkan Asam Lambung

Perlu anda ketahui jika Asam Lambung bisa-bisa naik saat mengkonsumsi makanan santan berlebih, resiko asam lambung perlu anda waspadai juga. Biasanya dokter akan menyarankan untuk menghindari makanan pedas, asam, berlemak tinggi, atau santan. Hal ini karena jenis makanan tersebut dapat meningkatkan produksi asam lambung dan dapat menyebabkan perut menjadi perih.

Santan termasuk yang perlu diperhatikan, karena bahan makanan dari perasan daging kelapa ini mengandung tinggi lemak jenuh. Banyaknya lemak tak jenuh di pencernaan kemudian akan memengaruhi peningkatan produksi asam lambung.

2. Timbul Jerawat

Nah munculnya jerawat di wajah bisa terjadi saat santan kelapa dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dapat meningkatkan kadar minyak alami yang ada di bawah kulit menjadi terkontaminasi lemak jenuh. Hal tersebut pada gilirannya akan menyumbat pori-pori, meningkatkan jumlah komedo, dan memicu munculnya jerawat. 

Kandungan tinggi lemak pada santan juga dapat meningkatkan produksi minyak alami di kulit wajah Anda. Apabila kondisi ini dibarengi dengan Anda yang tidak rajin membersihkan wajah, risiko munculnya jerawat semakin tinggi.

3. Risiko Diare

Serat yang tinggi berpotensi menyebabkan gas berlebih. Hal ini memicu penekanan pada saluran pembuangan. Kondisi ini kemudian membuat proses pengentalan dan pengerasan feses menjadi sulit terjadi. Kondisi ini menyebabkan munculnya keluhan nyeri perut dan diare. Masalah yang muncul di lambung seperti di atas juga dapat memicu diare.

4. Kolesterol Tinggi

Perlu diperhatikan jika kolesterol berlebih akibat makanan bersantan risiko Kolesterol Tinggi terjadi pada diri anda. Dengan tingginya kandungan lemah jenuh di dalam santan kelapa, risiko tingginya kadar kolesterol pun akan meningkat.

Konsumsi santan yang berlebih dalam makanan dapat meningkatkan LDL atau kolesterol jahat dalam darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini disebabkan oleh lemak atau kolesterol jahat yang membuat timbunan plak dan menyumbat pembuluh darah Anda.

Bahayanya makanan kuah bersantan yang berlebihan perlu anda pikirkan baik-baik, sehingga momen lebaran anda tidak menimbulkan penyakin didalam tubuh anda. Agar terus terjaga kontrol baik-baik makanan yang dikonsumsi.

Makan makanan bersantan bisa saja mendatangkan manfaat bagi kesehatan apabila dimakan dalam jumlah pas dan dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya.

 

error: Content is protected !!