kabarbursa.com
kabarbursa.com

Pemilu 2029, Partai Gelora Indonesia Perkuat DPD

Pemilu 2029, Partai Gelora Indonesia Perkuat DPD
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Partai Gelora Indonesia mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dengan meluncurkan program Capacity Building bagi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Program ini ditargetkan memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput sekaligus menjadi fondasi kemenangan elektoral.

Peluncuran program dilakukan dalam rangkaian Silaturahmi Idulfitri 1447 H dan Rapat Koordinasi Nasional pimpinan DPP-DPW yang digelar secara daring.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menegaskan, program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang partai dalam menyiapkan kemenangan di 2029.

“Program ini adalah bagian dari upaya kita menabung syarat-syarat kemenangan di Pemilu 2029,” ujar Anis Matta dalam keterangannya, Senin (06/04).

Ia menjelaskan, Capacity Building melengkapi tiga program utama yang sebelumnya telah dijalankan, yakni ideologisasi, pengembangan wawasan, dan rekrutmen anggota.

Ketiga program tersebut dirancang untuk memperkuat basis kader sekaligus memperluas jangkauan politik partai.

“Saya minta DPW dan DPD yang belum menjalankan program ideologisasi segera menjadwalkan kaderisasi,” tegasnya.

Menurut Anis, program pengembangan wawasan yang mencakup isu keislaman, geopolitik, kebangsaan, hingga kewirausahaan, tidak hanya menyasar kader internal, tetapi juga publik luas.

“Dengan edukasi yang konsisten, kita mengajak masyarakat ikut terlibat dalam politik dan memberi arah perjalanan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Mahfuz Sidik menekankan bahwa program ini berskala nasional dan menjadi prioritas utama partai dalam memperkuat struktur organisasi.

“Ini program prioritas. Tidak hanya untuk DPD, tapi juga DPP dan DPW,” ujar Mahfuz.

Dari sisi teknis, Sekretaris Tim Capacity Building Muhammad Sutiyadi menyebut program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan langkah membangun mesin baru organisasi partai.

“Kita tidak hanya meluncurkan pelatihan, tapi memulai mesin penggerak baru bagi jalannya organisasi,” katanya.

Ia menegaskan, DPD akan menjadi ujung tombak dalam memenangkan kontestasi politik ke depan. Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan berpikir strategis menjadi fokus utama.

“DPD akan kita jadikan driver kemenangan,” tegasnya.

Program ini akan dibagi dalam empat klaster utama dengan total 16 modul, mencakup manajemen organisasi, komunikasi, penggalangan, hingga kepemimpinan. Targetnya, dalam 6 hingga 12 bulan ke depan, struktur partai menjadi lebih solid dan efektif.

“Kita ingin struktur ini tidak hanya aktif, tapi mampu berpikir strategis dan menghasilkan suara nyata,” tukas Sutiyadi.

error: Content is protected !!