kabarbursa.com
kabarbursa.com

Nilai Tukar Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Pasar Tunggu Kepastian Konflik

Rupiah Lanjutkan Penguatan, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Ilustrasi rupiah (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (11/03).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan di zona hijau atau menguat sebanyak 0,21 persen ke level Rp16.820 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa kemarin, rupiah naik sebanyak 0,47 persen ke posisi Rp16.855 per dolar AS.

Terpantau pada pukul 10.00 WITA, indeks dolar AS (DXY) menguat sebesar 0,01 persen pada level 98,836.

Hari ini, pergerakan rupiah masih bakal dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah. Dolar AS sendiri terpantau stabil seiring pelaku pasar memutuskan menahan posisi sembari menunggu arah perkembangan konflik global.

Sentimen pasar masih cenderung rapuh, dikarenakan sinyal yang masih dinamis tentang potensi penyelesaian konflik.

Harapan dari pasar global yakni agar konflik dapat cepat berakhir. Namun, Presiden Amerika Serikat, Trump masih melontarkan ancaman terhadap Iran.

Tercatat, usai dolar AS sempat menguat seiring lonjakan harga minyak karena perang yang sudah berlangsung cukup lama, saat ini pengaruhnya mulai turun disebabkan harapan konflik dapat mereda dengan segera.

Pelaku pasar saat ini tengah kesulitan menghitung risiko atas perkembangan yang amat cepat di Timur Tengah. Sebagian bahkan masih meragukan perang akan berakhir dalam rentang waktu yang dekat.

Oleh sebab itu, sejumlah investor pun mengambil sikap dan memutuskan untuk lebih waspada dan berhati-hati dan menunggu kejelasan dari arah konflik global tersebut.

error: Content is protected !!