kabarbursa.com
kabarbursa.com

Rupiah Lanjutkan Penguatan, Pasar Cermati Kebijakan The Fed

Rupiah Lanjutkan Penguatan, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Ilustrasi rupiah (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah dibuka menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (22/04).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengalami apresiasi sebanyak 0,06 persen ke posisi Rp17.130 per dolar AS.

Dengan penguatan yang terjadi maka berhasil untuk melanjutkan tren positif usai penutupan perdagangan kemarin rupiah juga naik ke level Rp17.140 per dolar AS atau setara dengan menguat 0,15 persen.

Sedangkan, indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah sebanyak 0,04 persen ke posisi 98,353 pada pukul 10.00 WITA.

Walau begitu, perdagangan lalu, DXY sempat melambung tinggi 0,30 persen ke level 98,394.

Secara eksternal, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh kembali menguatnya minat pasar atas dolar AS. Dimana, ditengah ketidakpastian atas konflik global dolar AS dianggap sebagai aset safe haven.

Pasar juga dipengaruhi oleh pernyataan dari calon pejabat ketua Bank Sentral AS (The Fed), Kevin Warsh.

Pernyataan yang dilontarkanya dianggap memperkuat pandangan jika suku bunga AS masih akan bertahan tinggi.

Tak hanya itu, sentimen pasar juga terpengaruh terhadap data ekonomi AS yang tetap solid. Menyebabkan, penguatan mata uang lain tak terkecuali rupiah menjadi lebih terbatas.

Dari sisi internal, pasar juga tengah menanti terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).

error: Content is protected !!