kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kurang dari Satu Jam, RSUD Haji Makassar Terbitkan JKN Pasien Stunting

Kurang dari Satu Jam, RSUD Haji Makassar Terbitkan JKN Pasien Stunting
Ilustrasi anak sehat dan anak stunting (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — RSUD Haji Makassar berhasil menerbitkan dokumen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) KIS bagi seorang pasien stunting berinisial NR hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Proses cepat itu dilakukan melalui inovasi Sadar Tolak Stunting Terpadu Mamminasata (SATSETMA).

Keberhasilan ini berawal dari instruksi Direktur UPT RSUD Haji Makassar, dr. Evi Mustikawati Arifin, yang menugaskan Tim SATSETMA untuk menindaklanjuti persoalan administratif pasien.

Tim segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar hingga dokumen resmi berhasil terbit.

Dengan adanya KIS, pasien NR kini bisa lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan.

Inovasi ini juga dinilai mampu memotong hambatan birokrasi yang sering dialami keluarga dengan keterbatasan dokumen kependudukan.

Direktur UPT RSUD Haji Makassar, Evi Mustikawati Arifin, menyebut pencapaian ini sebagai bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.

“Melalui SATSETMA, kami tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga menyentuh persoalan administratif yang menjadi pintu masuk utama bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Dengan kolaborasi cepat bersama Dinas Sosial, hambatan birokrasi bisa kita potong sehingga pasien bisa langsung mendapatkan manfaat layanan kesehatan,” jelasnya, Kamis (04/09).

Koordinator Tim SATSETMA, drg. Burhanuddin, mengatakan inovasi ini sejak awal dirancang untuk menghubungkan layanan kesehatan, sosial, dan kependudukan.

“Alhamdulillah Inovasi SATSET’MA ini memang kami rancang sebagai inovasi layanan terpadu yang menghubungkan sektor kesehatan dengan layanan sosial dan kependudukan,” ujarnya.

RSUD Haji Makassar menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak inovasi dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Selatan.

“Kehadiran SATSET’MA diharapkan mampu menjadi role model layanan efektif dan efisien, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat penanganan stunting,” pungkasnya.

error: Content is protected !!