KabarMamuju.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju terus melakukan berbagai inofasi dalam meningkatkan jumlah kunjungan ke Posyandu.
Pasalnya, tingkat keaktifan Posyandu di Kabupaten Mamuju saat ini hanya mencapai 37,6 persen.
Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah tidak hanya mengintervensi optimalisasi dorongan semua stakeholders untuk melakukan kerja terintegrasi, namun ia juga mengungkapkan salah satu kiat yang cukup sederhana untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke Posyandu.
"Jadikan Posyandu tempat yang Keren dan menarik perhatian anak, pasti akan banyak yang datang," ungkap Sutinah di hadapan para Kepala OPD, Camat dan Kepala Puskesmas saat menghadiri kegiatan koordinasi Kelompok kerja operasional (Pokjanal) Posyandu dan penerapan Germas di semua tatanan tingkat Kabupaten Mamuju, Selasa, (15/11).
Ia menggambarkan, jika setiap pelayanannya Posyandu dihiasi balon-balon, dan ada hadiah permen bagi anak-anak, maka pasti akan selalu dikunjungi oleh masyarakat yang membawa anaknya ke Posyandu.
"Ini tentu biayanya tidak seberapa, dibandingkan biaya perjalanan dinas Puskesmas yang ada saya temukan perjalanan dinasnya bahkan mengalahkan OPD," tambah Sutinah.
Sutinah mengatakan, dirinya tidak melarang adanya perjalanan keluar daerah, asal hasilnya dapat meningkatkan kinerja dan capaian pembangunan.
Kendati demikian, ia meminta semua yang menggunakan uang negara dapat lebih bijak dalam pelaksanaan kegiatannya, sehingga tidak habis untuk membiayai hal yang sia-sia.
Ia menuturkan saat ini pihaknya telah memerintahkan Inspektoran bersama BPK untuk melakukan pengawasan pengelolaan kegiatan perangkat daerah termasuk di dalamnya Puskesmas.
"Inspektorat untuk selalu melakukan audit bersama BPK, sehingga tidak terjadi kebocoran terhadap program yang tidak jelas," pungkasnya.














