KabarMakassar.com -– Upaya menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jeneponto di awal tahun 2026.
Hal ini ditegaskan dengan keikutsertaan Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara daring, Selasa (27/01).
Bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Bupati Paris Yasir menyimak langsung arahan Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian.
Rakor rutin ini merupakan instrumen krusial bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyinkronkan kebijakan ekonomi di tengah dinamika pasar global dan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Pj Sekda Jeneponto Maskur, Kepala Bappeda, Kapolres Jeneponto, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen kolektif Kabupaten Jeneponto dalam menangani inflasi secara komprehensif.
“Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan langkah-langkah strategis di daerah sejalan dengan kebijakan nasional. Fokus kita tetap pada menjaga stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan stok, dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah Jeneponto,” ujar H. Paris Yasir di sela kegiatan.
Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan agar seluruh kepala daerah terus memantau pergerakan harga komoditas sensitif di pasar. Melalui rakor ini, Pemkab Jeneponto diharapkan mampu merespons cepat setiap potensi lonjakan harga, guna menjamin kesejahteraan ekonomi masyarakat sepanjang tahun 2026.














