KABARBUGIS.ID – Jelang hari raya idul Fitri 1443 hijriah harga sejumlah bahan pokok diketahui masih relatif normal di Kompleks Pasar Sentral, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala Disperindag, Muh Saleh mengatakan penurunan harga bahan pokok masih ber variatif dikarenakan harga jual di beberapa pedagang terdapat perbedaan.
"bukan cuma satu harga yang kita survei dikarenakan tidak semua pedagang sama jadi kita merata-ratakan untuk menentukan harga," kata Muh Saleh kepada KabarBugis.id saat ditemui di kantornya, Selasa (19/4).
Saleh menambahkan tren kenaikan bahan pokok biasanya terjadi satu pekan menjelang idul Fitri. Untuk saat ini, harga telur ayam rak mengalami penurunan, dari harga Rp. 42.000 ke Rp. 39.000 per raknya.
"Menjelang lebaran tren harga bahan pokok melonjak karena kebutuhan meningkat, seperti daging, cabai, bawang. Sekarang Telur turun Rp. 3000 dari harga sebelumnya, kalaupun ada yang jual itu harga pengecer. Tapi dari sumber telur harganya cenderung konstan," lanjutnya.
Saat tim KabarBugis.id melakukan pemantau harga di Pasar Sentral Sinjai bersama bagian perdagangan Disperindag Sinjai, harga beberapa bahan pokok belum mengalami kenaikan.
"Biasanya melonjak harga satu Minggu menjelang lebaran, tapi pekan ini semuanya turun harga tapi cuma terigu sama gula nda bisa turun malah naik 220/Karung besar, jadi 1 Kg dijual ki Rp 10.000/Kg sebelumnya Rp. 8.000/Kg," keterangan pedagang, Eda.
Sementara, pedagang beras Asse Mengatakan untuk harga beras masih normal.
"Kalau beras tidak ada perubahan," katanya.
Berikut harga sembilan bahan pokok (Sembako) makanan per satu (1) Kg sesuai pantauan di pasar sentral Sinjai.
1. Beras Rp. 8.500 hingga Rp. 20.000/Liter sesuai jenisnya
2. Gula pasir Rp. 13.000/Kg
3. Minyak goreng curah Rp. 25.000 Liter
4. Daging Ayam Rp. 37.000/Kg
5. Telur Rp. 39.000/Rak
6. Susu Rp. 17.000/Kaleng 370 Gr
7. Jagung Rp. 5.000/2-3 Buah
8. LPJ 3 Kg Rp. 24.000
9. Garam Beryodium Rp. 12.000/Kg













