kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

DPRD Selayar Gelar Rakor Penanganan Gempa

KabarSelayar.id — Komisi II DPRD Kabupaten Selayar melaksanakan rapat kerja terkait penanganan dan penyaluran bantuan terhadap korban gempa bumi di Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Selayar, Jumat (7/01) malam.

Rapat kerja ini dihadiri oleh Ketua dan anggota Komisi II serta dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Selayar, Patta Amir.

Dalam rapat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Selayar, Patta Amir mengungkapkan, pihaknya telah memberikan santunan kepada korban yang terdampak gempa. Baik korban yang meninggal dunia mapun mengalami luka ringan dan berat.

"Kami telah menyalurkan santunan sebesar Rp15.000.000 untuk korban yang meninggal dunia dan Rp5.000.000 untuk korban yang mengalami sakit. Sedangkan santunan untuk rumah yang mengalami kerusakan berat sebesar Rp15.000.000 dan rumah yang mengalami kerusakan sedang sebesar Rp12.000.000," ungkapnya.

Anggota Komisi II, H. Syamsurrijal Rahim menegaskan, agar bantuan yang disalurkan oleh pemerintah dan Kementerian Sosial serta masyarakat dapat demgan lancar tersalurkan kepada korban gempa bumi.

Sementara itu, Ketua Komisi II, Muhammad Ardi mengatakan akan mengagendakan rapat gabungan bersama dengan komisi III terkait penanganan dan penyaluran bantuan terhadap korban gempa dengan kesepakatan ketua DPRD.

"Kita akan agendakan rapat gabungan bersama dengan komisi III. Karena ini berkaitan juga dengan mitra kerja komisi III agar semuanya lebih jelas dan detail, pastinya dengan persetujuan oleh ketua DPRD Selayar," tutup Muhammad Ardi.

Untuk diketahui, sebelumnya, gempa tektonik terjadi di Larantuka Flores Sea berkekuatan 7,5 SR dengan kedalaman 12 Km. Jarak titik gempa 112 km barat laut Larantuka NTT dan 51.6 km dari Pulo Madu Kecamatan Pasilambena Kepulauan Selayar.

Jarak titik pusat gempa dari Pulo Madu tersebut meluluh lantakkan 2 (Dua) kecamatan terluar Kabupaten Kepulauan Selayar yakni Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu.

Akibat gempa ini, kurang lebih 300 rumah mengalami kerusakan berat dan 800 unit rumah mengalami rusak ringan.

error: Content is protected !!