KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengingatkan seluruh camat dan lurah agar tidak terpengaruh intervensi pihak luar, khususnya oknum yang mengatasnamakan kedekatan dengan kepala daerah.
Sekretaris Komisi A DPRD Kota Makassar, Irwan Djafar menegaskan bahwa lurah merupakan pimpinan tertinggi di wilayahnya dan hanya bertanggung jawab kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai atasan langsung.
“Jangan coba-coba menerima intervensi dari pihak yang tidak jelas, apalagi yang mengaku orangnya Wali Kota. Itu tidak boleh,” tegas Irwan Djafar usai rapat monitoring dan evaluasi bersama jajaran Camat, Kamis (02/04).
Ia menekankan, segala bentuk arahan yang tidak sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis harus ditolak, meskipun dibungkus dengan klaim kedekatan politik atau kekuasaan.
Menurutnya, fenomena oknum yang mencoba mengatur program di tingkat kelurahan mulai dari kegiatan PKK hingga layanan sosial menjadi sinyal perlunya penguatan wibawa aparatur wilayah.
“Kalau ada yang mengaku-ngaku, jangan dilayani. Itu bukan perintah resmi. Atasan lurah itu jelas hanya Wali Kota,” ujarnya.
Politisi Partai Nasdem itu juga mengungkap adanya informasi terkait dugaan intervensi terhadap lurah dan camat di lapangan. Meski belum dirinci secara formal, hal tersebut dinilai perlu diantisipasi sejak dini agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan.
Lebih jauh, Irwan menegaskan bahwa kontestasi politik telah selesai dan tidak boleh lagi ada sekat atau pengaruh politik dalam pelayanan publik.
“Wali Kota sendiri sudah menyampaikan, tidak ada lagi warna politik. Sekarang saatnya semua fokus melayani masyarakat,” katanya.
Karena itu, lurah diminta menjaga integritas dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan pihak manapun. Pemerintahan di tingkat kelurahan harus berjalan berdasarkan aturan, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Dengan penegasan ini, DPRD berharap pelayanan publik di Kota Makassar tetap berjalan profesional, netral, dan bebas dari intervensi yang berpotensi merusak tata kelola pemerintahan.














