kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dandim 1415 Selayar Ikuti Praktek Pembuatan Biosaka di BPP Kepulauan Selayar

KabarSelayar.id – Saat ini sedang viral pemanfaatan biosaka sebagai elisitor bagi tanaman budidaya, baik itu jagung, kacang, bawang merah, cabe dan lainnya. Bermula dari Blitar pada tahun 2019, kini Biosaka sudah menyebar di wilayah nusantara dari Sabang hingga Meroke. 

Di Kabupaten Kepulauan Selayar sendiri, pembuatan dan penggunaan biosaka baru dimulai dipraktekkan oleh para penyuluh pertanian Lapangan (PPL) Bontoharu bersama Anggota TNI Kodim 1415 Selayar yang berlangsung di Kantor Balai Penyuluh Pertanian Benteng Bontoharu Kepulauan Selayar, Senin (17/04) kemarin. 

Kegiatan praktek pembuatan itu dihadiri langsung oleh Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Letkol Inf Nanang Agung Wibowo bersama Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Selayar, Muzakkir Muin. 

Sekdin Muzakkir Muin pada kesempatan itu mengatakan, bahwa Biosaka merupakan salah produk satu inovasi untuk menekan pemakaian pupuk yang mengandung bahan kimia bagi tanaman. 

"Kita harapkan setengah mengetahui cara pembuatan dan penggunaan Biosaka ini, para petani dapat mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung kimia, dimana pupuk sangat dibutuhkan tanaman untuk meningkatkan pertumbuhan sehingga menghasilkan peningkatan produksi," ungkapnya. 

Lain hal yang dikatakan oleh Dandim 1415 Selayar, Letkol Nanang Agung Wibowo mengungkapkan pihaknya sangat terinspirasi ingin mempraktekkan cara pembuatan Biosaka ini sekaligus mengaplikasikannya. 

"Tentunya kegiatan hari ini sangat bermanfaat bagi kami dan terinspirasi untuk kami mempraktekkannya langsung cara pembuatan ramuan ini, sebab bahannya sangat mudah kita dapatkan di alam. Caranya juga sangat mudah dipahami oleh orang awam sekalipun," Jelasnya. 

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa setelah kegiatan praktek itu, hasil pembuatan Biosaka akan diaplikasikan langsung berbagai tanaman yang sudah di kawasan tanaman pangan Kodim 1415 Selayar. 

Disela kegiatan praktek itu, Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kepulauan Selayar, Ummi Jamal menjelaskan cara pembuatan Biosaka dan bahan bahan yang diambil dari alam yang tersedia disekitar kita. 

error: Content is protected !!