kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

BUMN Jadi Mitra Strategis Koperasi Merah Putih di Sulsel

BUMN Jadi Mitra Strategis Koperasi Merah Putih di Sulsel
ilustrasi Koperasi Merah Putih (dok. Kabar Makassar)

KabarMakassar.com — Sejumlah perusahaan milik negara (BUMN) dipastikan akan menjadi mitra strategis dalam pengembangan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Selatan.

Keterlibatan BUMN tersebut diharapkan mampu memperkuat peran koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat desa secara berkelanjutan dan menyeluruh.

Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Koperasi dan UKM pun telah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai BUMN yang akan menyokong distribusi dan layanan di koperasi.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya mengungkapkan, mulai dari sektor energi, pangan, hingga kesehatan telah disiapkan perusahaan mitra sesuai dengan kebutuhan koperasi.

“Kami juga ikut memfasilitasi, membuka ruang bagi pengurus maupun pihak BUMN yang mana akan menjadi mitra, misalnya dari Pertamina Patra Niaga untuk LPG, kemudian PT Pupuk Indonesia untuk pupuk bersubsidi maupun non subsidi, PT Bulog untuk pengadaan sembako, ada PT Kimia Farma untuk obat-obatan, termasuk Pos Indonesia untuk distribusi logistik. Ada juga Himbara, Himpunan Bank Milik Negara untuk permodalan,” jelas Andi Eka Prasetya, Minggu (13/07).

Dia menambahkan, pemerintah pusat melalui Satgas Nasional bersama Satgas Provinsi dan Satgas Kabupaten/Kota kini terus melakukan persiapan jelang launching koperasi Merah Putih yang akan digelar serentak se-Indonesia.

Persiapan ini termasuk memastikan kesiapan fasilitas koperasi dan sinergi dengan mitra BUMN yang telah disebutkan.

Untuk diketahui, launching Koperasi Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2025. Dua koperasi yang menjadi mockup percontohan akan turut serta dalam peluncuran nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

“Jadi untuk di Sulsel sesuai dengan surat dari Kemenko Pangan, telah menetapkan dua mockup atau percontohan yang termasuk juga akan mengikuti launching 19 Juli,” ujarnya.

Kedua koperasi percontohan tersebut adalah Koperasi Kanreapia di Kabupaten Gowa dan Koperasi Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar. Keduanya dipilih dari 22 koperasi yang sebelumnya telah diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Pertama ada Koperasi Kanreapia Kabupaten Gowa dan yang satunya Koperasi Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar. Ini yang telah ditetapkan, namun kami sudah mengusulkan 22 mockup yang tentunya usulan dari kabupaten/kota, tapi surat dari Kemenko Pangan, dua yang terpilih dari 22 itu,” pungkasnya.

error: Content is protected !!