kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Marak Penipuan Online, Kasat Reskrim Polres Takalar Imbau Warga Waspada

Marak Penipuan Online, Kasat Reskrim Polres Takalar Imbau Warga Waspada
Marak Penipuan Online, Kasat Reskrim Polres Takalar Imbau Warga Waspada. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Aksi penipuan daring atau yang akrab disukai istilah pasobis kini marak terjadi dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Para pelaku kejahatan ini kerap melancarkan aksinya melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, hingga Telegram. Modus operandi yang digunakan adalah berpura-pura menjadi pejabat pemerintahan, anggota TNI, maupun Polri, lalu meminta sejumlah uang dari belasan hingga ratusan juta rupiah dengan berbagai alasan yang tidak wajar.

Menanggapi keresahan tersebut, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto Hidayat Daeng Pabeta, mengimbau masyarakat luas, khususnya di daerah Butta Panrannuangku, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap panggilan dari nomor asing yang mencurigakan.

“Jangan mudah percaya dan selalu waspada terhadap penipuan melalui medsos atau media online. Apalagi jika ada yang mengatasnamakan Pejabat Utama (PJU) Polres Takalar dengan ujung-ujungnya meminta uang,” ujar Iptu Haryanto, Jumat (5/6).

Secara khusus, Kasat Reskrim menekankan tiga poin penting yang wajib dipahami oleh masyarakat terkait maraknya fenomena ini yakni modus penipuan daring yang mencatut nama pejabat kepolisian saat ini intensitasnya semakin marak.

Pihaknya mengimbau warga tidak mudah percaya jika menerima telepon atau pesan singkat yang meminta uang atau bantuan finansial dengan mengatasnamakan Kasat Reskrim maupun anggota Polres Takalar lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa institusi kepolisian tidak pernah meminta uang kepada masyarakat dalam bentuk atau alasan apa pun.

Lebih lanjut, Iptu Haryanto mengingatkan warga agar tidak terkecoh oleh foto profil yang digunakan pelaku. Sebab, para pelaku sobis kerap memasang foto pejabat resmi untuk meyakinkan korbannya, meskipun nomor yang digunakan berbeda.

Apabila masyarakat mendapati panggilan telepon atau pesan singkat yang mencurigakan, Polres Takalar meminta warga untuk tidak panik dan segera melakukan konfirmasi.

“Jika menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, segera hubungi layanan darurat 110 atau langsung datang ke Markas Komando Polres Takalar untuk segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

error: Content is protected !!